Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 18 - Surat ‘Abasa (Berwajah Masam)
عبس
Ayat 18 / 42 •  Surat 80 / 114 •  Halaman 585 •  Quarter Hizb 59.25 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

مِنْ اَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهٗۗ

Min ayyi syai'in khalaqah(ū).

Dari apakah Dia menciptakannya?

Makna Surat ‘Abasa Ayat 18
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Mengapa mereka ingkar? Tidakkah mereka sadar dari apakah Dia menciptakannya?

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat-ayat ini, Allah memberi peringatan keras kepada manusia dengan kalimat-kalimat yang tegas, yaitu: binasalah manusia! Alangkah besar keingkarannya kepada nikmat-nikmat Allah yang telah dilimpahkan kepadanya sejak mulai lahir sampai matinya. Allah mengemukakan pertanyaan supaya dijadikan renungan oleh manusia untuk dapat menimbulkan kesadaran, yaitu dari apakah Allah menciptakannya?

Allah memberi perincian tentang macam-macam nikmat yang telah diberikan kepada manusia dalam tiga masa, yaitu permulaan, pertengahan dan bagian akhir. Allah memberi isyarat kepada yang pertama dengan pertanyaan berikut ini: “Dari apakah manusia diciptakan Allah?”

Isi Kandungan Kosakata

Safarah سَفَرَةٍ (‘Abasa/80: 15)

Safarah adalah bentuk jamak dari sāfir yaitu isim fā’il atau orang yang melakukan pekerjaan tersebut, berasal dari fi‘il safara-yasfuru-sufūran wa safran artinya bepergian, menyapu, menulis. Ayat 15 surah ini yang berbunyi: bi aidī safarah (pada tangan-tangan para penulis, atau di tangan-tangan para utusan yaitu malaikat). Rangkaian ayat-ayat ini sedang menggambarkan tentang Al-Qur’an yang berfungsi sebagai hidayah atau petunjuk dan pelajaran dari Allah bagi semua manusia. Al-Qur’an sebagai salah satu dari kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para nabi, sangat mulia dan tinggi ajaran dan ilmunya, suci dari segala macam bentuk kesalahan dan pengaruh buruk dari setan, diturunkan dengan perantaraan para penulis atau utusan yaitu malaikat. Sebelum diturunkan kepada Nabi Muhammad, Al-Qur’an tersimpan pada Lauḥ Maḥfūẓ artinya pada lembaran yang terjaga. Para malaikat adalah makhluk yang mulia dan senantiasa tunduk dan patuh kepada Allah, tidak pernah membangkang terhadap perintah-Nya, dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan, demikian disebutkan dalam Surah at-Taḥrīm/66: 6).

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto