Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 2 - Surat Al-‘Ādiyāt (Kuda Perang Yang Berlari Kencang)
العٰديٰت
Ayat 2 / 11 •  Surat 100 / 114 •  Halaman 599 •  Quarter Hizb 60.5 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

فَالْمُوْرِيٰتِ قَدْحًاۙ

Fal-mūriyāti qadḥā(n).

yang memercikkan bunga api (dengan entakan kakinya),

Makna Surat Al-‘Adiyat Ayat 2
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan demi kuda yang memercikkan bunga api karena hentakan kuku kakinya beradu dengan batu batu. Hal ini menunjukkan keberaniannya menghadapi rintangan sebesar apa pun.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah bersumpah dengan kuda perang yang memperdengarkan suaranya yang gemuruh. Kuda-kuda yang memancarkan bunga api dari kuku kakinya karena berlari kencang. Kuda-kuda yang menyerang di waktu subuh untuk menyergap musuh di waktu mereka tidak siap siaga. Karena kencangnya lari kuda itu, debu-debu jadi beterbangan. Allah menyatakan bahwa kuda yang menyerang itu tiba-tiba berada di tengah-tengah musuh sehingga menyebabkan mereka panik.

Allah bersumpah dengan kuda dan sifat-sifatnya dalam suasana perang bertujuan untuk membangkitkan semangat perjuangan di kalangan orang-orang Mukmin. Sudah selayaknya mereka bersifat demikian dengan membiasakan diri menunggang kuda dengan tangkas untuk menyerbu musuh. Mereka juga diperintahkan agar selalu siap siaga untuk terjun ke medan pertempuran bila genderang perang memanggil mereka untuk menghancurkan musuh yang menyerang, sebagaimana Allah berfirman:

وَاَعِدّ ُوْا لَهُمْ مَّا اسْتَطَعْتُمْ مِّنْ قُوَّةٍ وَّمِنْ رِّبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُوْنَ بِهٖ عَدُوَّ اللّٰهِ وَعَدُوَّكُمْ

Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kamu miliki dan dari pasukan berkuda yang dapat menggentarkan musuh Allah dan musuhmu. (al-Anfāl/8: 60)

Allah bersumpah dengan kuda perang yang dalam keadaan berlari kencang, hilir-mudik, memancarkan percikan bunga api dari kakinya karena berlari kencang, dan dengan penyergapan di waktu subuh, menunjukkan bahwa kuda-kuda yang dipelihara itu bukan untuk kebanggaan. Hendaknya kuda yang dipuji adalah yang digunakan untuk memadamkan keganasan musuh, melumpuhkan kekuatan mereka, atau menghadang serangan mereka.

Maksudnya, dalam ketangkasan berkuda terkandung faedah yang tidak terkira banyaknya. Di antaranya adalah dapat dipergunakan untuk mencari nafkah, cepat bergerak untuk suatu keperluan yang mendadak, digunakan untuk menyergap musuh, dan dapat mencapai tempat yang jauh dalam waktu yang singkat.

Isi Kandungan Kosakata

Al-‘Ādiyāt الْعَادِيَات (al-‘Ādiyāt/100: 1)

Kata al-‘ādiyāt berarti yang berlari kencang, terambil dari kata ‘adā-ya‘dū-‘adwan wa ‘udwānan, yang berarti berlari kencang. Dalam ayat ini tidak dijelaskan apa atau siapa yang berlari kencang, yang jelas Allah bersumpah dengan yang berlari kencang itu. Ada yang berpendapat bahwa yang berlari kencang adalah kuda dan ada pula yang berpendapat bahwa yang dimaksud adalah unta. Kata al-‘ādiyāt hanya satu kali disebutkan dalam Al-Qur’an dan dijadikan sebagai salah satu nama surahnya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto