Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 9 - Surat Al-‘Alaq (Segumpal Darah)
العلق
Ayat 9 / 19 •  Surat 96 / 114 •  Halaman 597 •  Quarter Hizb 60.5 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

اَرَاَيْتَ الَّذِيْ يَنْهٰىۙ

Ara'aital-lażī yanhā.

Tahukah kamu tentang orang yang melarang

Makna Surat Al-‘Alaq Ayat 9
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Wahai Rasul atau siapa saja, bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah bertanya kepada Nabi Muhammad, yang maksudnya meminta beliau memperhatikan orang yang melarang manusia melakukan salat. Orang yang dilarang adalah Nabi Muhammad saw untuk melakukan salat di Masjidil Haram. Sedangkan yang melarang adalah Abū Jahal. Ia mengancam Nabi saw dengan kata-kata:

قَالَ أبو جَهْلٍ: لَئِنْ رَأَيْتُ مُحمَّدًا يُصَلِّيْ عِنْدَ الكَعْبَةِ لَأَطَأَنَّ عَلَى عُنُقِهِ. فَبَلَغَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: لَئِنْ فَعَلَ لَأَخَذَتْهُ الْمَلاَئِكَةُ . (رواه البخاري عن ابن عباس)

Abū Jahal berkata, “Jika saya melihat Muhammad salat di Ka‘bah, saya akan lindas-lindaskan tengkuknya (ke tanah).” Ketika hal itu sampai kepada Nabi saw., beliau bersabda, “Jika itu ia lakukan, malaikat akan menghajarnya.” (Riwayat al-Bukhārī dari Ibnu ‘Abbās)

Isi Kandungan Kosakata

Yanhā يَنْهَى (al-‘Alaq/96: 9)

Kata yanhā terambil dari kata an-nahy, yakni larangan atau pencegahan. Dari kata ini terbentuk sekian banyak kosakata yang kesemuanya mengandung makna pencegahan. Misalnya kata nihāyah/batas akhir sesuatu, karena dengan batas akhir itu, tercegahlah adanya penambahan. An-nahy yang berarti larangan atau pencegahan, mengisyaratkan bahwa pekerjaan yang dilakukan tadi harus tidak dilakukan lagi, sehingga ia berakhir dan telah mencapai batasnya. Demikian pula kata an-nuhā/akal pikiran, ia diharapkan berfungsi mencegah pemiliknya melakukan hal-hal yang tidak wajar.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto