اِنَّهٗ يَعْلَمُ الْجَهْرَ مِنَ الْقَوْلِ وَيَعْلَمُ مَا تَكْتُمُوْنَ
Innahū ya‘lamul-jahra minal-qauli wa ya‘lamu mā taktumūn(a).
Sesungguhnya Dia mengetahui perkataan (yang kamu ucapkan) dengan terang-terangan dan mengetahui (pula) apa yang kamu rahasiakan.
Sikap kamu menolak ajaran Allah terbuka maupun tertutup dalam hati kamu bagi Allah sama saja. Sungguh, Dia, mengetahui perkataan yang kamu ucapkan dengan terang-terangan, dan mengetahui pula apa yang kamu rahasiakan dalam hati kamu seperti sikap orang munafik.
Allah Maha Mengetahui segala yang dikatakan oleh orang-orang kafir tentang agama Islam, baik dikatakan secara terang-terangan atau pun dikatakan secara berbisik, dan Allah mengetahui tentang kebencian hati orang-orang kafir terhadap kaum Muslimin. Karena itu Dia akan memberikan balasan yang setimpal kepada orang-orang yang demikian.
Al-Musta’ān اَلْمُسْتَعَان ُ( al-Anbiyā’/21: 112)
Al-Musta’ān secara bahasa adalah bentuk isim maf’ūl dari kata kerja ista’āna-yasta’īnu-ist i’ānatan, yang berarti minta pertolongan. Al-Musta’ān berarti yang dimohonkan pertolongannya.
Dalam ayat ini kata al-musta’ān dimaksudkan adalah bahwa Allah yang dimohonkan pertolongan-Nya untuk mengatasi dan membatalkan ke-bohongan-kebohongan kaum musyrikin yang mereka ucapkan terhadap Allah dan Rasul-Nya.
















































