Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 15 - Surat Al-A‘rāf (Tempat Tertinggi)
الاعراف
Ayat 15 / 206 •  Surat 7 / 114 •  Halaman 152 •  Quarter Hizb 16 •  Juz 8 •  Manzil 2 • Makkiyah

قَالَ اِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِيْنَ

Qāla innaka minal-munẓarīn(a).

Dia (Allah) berfirman, “Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi penangguhan waktu.”

Makna Surat Al-A‘raf Ayat 15
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dengan hikmah yang dimiliki-Nya, Allah menjadikan Iblis sebagai ujian buat umat manusia dan mengabulkan permintaan Iblis tersebut. Allah berfirman, “Benar, kamu termasuk yang diberi penangguhan waktu sampai hari yang ditentukan, yaitu ketika semua makhluk yang hidup dimatikan.” (Lihat: Surah al-Hijr/15: 38).

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Permintaan Iblis agar tetap hidup bersama keturunannya selama anak-cucu Adam masih ada di dunia diperkenankan Allah sampai pada tiupan sangkakala pertama saja, ketika semua penghuni bumi ini mati sekaligus, termasuk Iblis dan keturunannya, dan isinya hancur musnah. Pada tiupan sangkakala kedua, semua manusia akan hidup kembali dan bangkit dari kematian.

Firman Allah:

قَالَ رَبِّ فَاَنْظِرْنِيْ ٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ ٧٩ قَالَ فَاِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِيْن َۙ ٨٠

(Iblis) berkata, “Ya Tuhanku, tangguhkanlah aku sampai pada hari mereka dibangkitkan.” (Allah) berfirman, “Maka sesungguhnya kamu termasuk golongan yang diberi penangguhan, sampai pada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat).” (Ṣād/38: 79-81)

Firman-Nya lagi:

وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَصَعِقَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اللّٰهُ ۗ ثُمَّ نُفِخَ فِيْهِ اُخْرٰى فَاِذَا هُمْ قِيَامٌ يَّنْظُرُوْنَ ٦٨

Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah). (az-Zumar/39: 68).

Isi Kandungan Kosakata

1. Agwaitanī اَغْوَيْتَنِى (al-A‘rāf/7: 16)

Akar katanya ( غ- و- ى ) artinya berkisar antara dua hal. Pertama, Sesat sebagai lawan dari kebenaran (rusyd) atau menggelapkan sesuatu. Kedua, kerusakan pada sesuatu. Arti pertama terambil dari kata gayayah yang artinya debu atau kegelapan yang meliputi satu benda. Seorang yang tersesat seakan terkena debu sehingga dia tidak bisa melihat jalan yang benar.

2. Maż’ūman Madḥūran مَذْؤُمًا مَدْحُوْرًا (al-A‘rāf/7: 18)

Maż’ūm, isim maf’ūl, artinya terhina. Akar katanya ( ذ- أ- م ) yang artinya berkisar antara ketidaksenangan (karāhah) dan tercela (aib). Ungkapan żamtuhu artinya aku menghinakannya. Madḥūran akar katanya (د- ح- ر) artinya berkisar antara menjauhkan dan mengusir.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto