Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 17 - Surat Al-A‘rāf (Tempat Tertinggi)
الاعراف
Ayat 17 / 206 •  Surat 7 / 114 •  Halaman 152 •  Quarter Hizb 16 •  Juz 8 •  Manzil 2 • Makkiyah

ثُمَّ لَاٰتِيَنَّهُمْ مِّنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ اَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَاۤىِٕلِهِمْۗ وَلَا تَجِدُ اَكْثَرَهُمْ شٰكِرِيْنَ

Ṡumma la'ātiyannahum mim baini aidīhim wa min khalfihim wa ‘an aimānihim wa ‘an syamā'ilihim, wa lā tajidu akṡarahum syākirīn(a).

Kemudian, pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.”

Makna Surat Al-A‘raf Ayat 17
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

“Kemudian,” kata Iblis melanjutkan, “Untuk mewujudkan tujuanku ini, aku akan menempuh berbagai cara. Pasti aku akan mendatangi mereka dari segala penjuru: dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Dan karena manusia amatlah lemah, Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur atas nikmat-nikmat-Mu.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Iblis melihat bahwa sekedar menghalang-halangi anak-cucu Adam a.s. menempuh jalan yang lurus tidaklah cukup, karena itu dia akan mendatangi dan menyerbunya dari segala penjuru; dari depan dan dari belakang; dari arah kanan dan kiri, yang menurutnya ada kelemahan anak cucu Adam. Iblis yakin dengan strategi seperti itu banyak dari mereka yang akan tergoda, terpengaruh dan teperdaya sehingga iman yang ada di dada mereka menjadi lemah dan luntur, ajaran agama berangsur-angsur diragukan dan didustakan, hari Kiamat dan segala peristiwanya diingkari, amal-amal kebaikan ditinggalkan. Mereka tidak sanggup menguasai hawa nafsu, sebaliknya merekalah yang dikuasai oleh hawa nafsu, Allah memperingatkan dengan firman-Nya:

لَاَمْلَـَٔنّ َ جَهَنَّمَ مِنْكَ وَمِمَّنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ اَجْمَعِيْنَ ٨٥

“Sungguh, Aku akan memenuhi neraka Jahanam dengan kamu dan dengan orang-orang yang mengikutimu di antara mereka semuanya.” (Ṣād/38: 85).

Rencana dan target Iblis seperti tersebut di atas, benar-benar berhasil:

وَلَقَدْ صَدَّقَ عَلَيْهِمْ اِبْلِيْسُ ظَنَّهٗ فَاتَّبَعُوْهُ اِلَّا فَرِيْقًا مِّنَ الْمُؤْمِنِيْن َ ٢٠

Dan sungguh, Iblis telah dapat meyakinkan terhadap mereka kebenaran sangkaannya mereka, lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian dari orang-orang mukmin. (Saba′/34: 20).

Isi Kandungan Kosakata

1. Agwaitanī اَغْوَيْتَنِى (al-A‘rāf/7: 16)

Akar katanya ( غ- و- ى ) artinya berkisar antara dua hal. Pertama, Sesat sebagai lawan dari kebenaran (rusyd) atau menggelapkan sesuatu. Kedua, kerusakan pada sesuatu. Arti pertama terambil dari kata gayayah yang artinya debu atau kegelapan yang meliputi satu benda. Seorang yang tersesat seakan terkena debu sehingga dia tidak bisa melihat jalan yang benar.

2. Maż’ūman Madḥūran مَذْؤُمًا مَدْحُوْرًا (al-A‘rāf/7: 18)

Maż’ūm, isim maf’ūl, artinya terhina. Akar katanya ( ذ- أ- م ) yang artinya berkisar antara ketidaksenangan (karāhah) dan tercela (aib). Ungkapan żamtuhu artinya aku menghinakannya. Madḥūran akar katanya (د- ح- ر) artinya berkisar antara menjauhkan dan mengusir.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto