Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 36 - Surat Al-A‘rāf (Tempat Tertinggi)
الاعراف
Ayat 36 / 206 •  Surat 7 / 114 •  Halaman 154 •  Quarter Hizb 16.25 •  Juz 8 •  Manzil 2 • Makkiyah

وَالَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا وَاسْتَكْبَرُوْا عَنْهَآ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

Wal-lażīna każżabū bi'āyātinā wastakbarū ‘anhā ulā'ika aṣḥābun-nār(i), hum fīhā khālidūn(a).

Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

Makna Surat Al-A‘raf Ayat 36
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Tetapi orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, yakni tidak mengindahkan perintah dan larangan Kami, dan menyombongkan diri terhadapnya, yaitu dengan menentang aturan-aturan-Nya, mereka itulah penghuni neraka dan mereka kekal di dalamnya. Hal ini disebabkan kekafiran dan pendustaan mereka terhadap para rasul dan ayat-ayat Allah.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menerangkan bahwa ada manusia yang tidak mau percaya kepada ayat-ayat Allah. Bukan saja tidak percaya, tetapi ditantangnya setiap Rasul yang datang membawa ayat-ayat Allah dengan sombong dan angkuh. Mereka merasa tidak pantas dipimpin oleh seorang Rasul yang mereka anggap kurang kemuliaannya (status sosialnya), kurang kekayaannya dan kurang umurnya dari mereka. Seperti halnya pemuka-pemuka suku Quraisy yang menantang Nabi Muhammad dengan sombong dan takabur, tidak mau percaya kepadanya dan tidak mau mengikutinya. Sebab mereka menganggap merekalah yang lebih berhak jadi pemimpin, seperti Abu Jahal, Abu Sufyan dan lain-lain. Mereka itu menganggap dirinya lebih mulia dari Nabi Muhammad. Begitu pula pemimpin-pemimpin Yahudi tidak mau percaya atas kerasulan Nabi Muhammad, karena bukan dari golongan Bani Israil, tetapi dari golongan bangsa Arab. Raja-raja dan pemimpin-pemimpin Majusi juga begitu, tidak mau menerima kerasulan Nabi Muhammad pada permulaannya, karena mereka memandang hina terhadap orang Arab. Tetapi akhirnya banyak juga di antara mereka yang masuk agama Islam di samping banyak pula yang membangkang, ingkar dan menolak sama sekali kerasulan Nabi saw. Mereka itulah yang akan menjadi penghuni neraka untuk selama-lamanya.

Isi Kandungan Kosakata

1. Naṣībuhum نَصِيْبُهُمْ(al- A‘rāf/7: 37)

Artinya adalah bagian mereka. Akar katanya adalah (ن- ص- ب) artinya sesuatu yang diangkat dan ditegakkan sehingga tampak/terlihat. Batu yang ditegakkan dan disembah oleh masyarakat jahiliyah disebut nuṣub. Kata naṣab juga berarti kepayahan, karena engkau terus berdiri sehingga merasa payah. Bagian tertentu disebut naṣab karena bagian tersebut telah diangkat dan diarahkan kepadamu.

2. ‘Ażaban ḍi’fan عَذَاباً ضِعْفًا(al-A‘rāf/7 : 38)

Artinya adalah siksaan yang berlipat ganda. Kata ḍi’f adalah untuk kelipatan sesuatu. Tidak mesti dua kali lipat karena dalam bahasa Arab kata ini untuk menunjukkan tambahan atas sesuatu secara tidak terbatas. Minimalnya adalah dua kali lipat, maksimalnya tidak terbatas.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto