Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 183 - Surat Al-A‘rāf (Tempat Tertinggi)
الاعراف
Ayat 183 / 206 •  Surat 7 / 114 •  Halaman 174 •  Quarter Hizb 18 •  Juz 9 •  Manzil 2 • Makkiyah

وَاُمْلِيْ لَهُمْ ۗاِنَّ كَيْدِيْ مَتِيْنٌ

Wa umlī lahum, inna kaidī matīn(un).

Aku memberi tenggang waktu kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku sangat teguh.

Makna Surat Al-A‘raf Ayat 183
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan Aku akan memberikan tenggang waktu berupa kesempatan hidup yang cukup, atau menangguhkan siksa dengan menganugerahkan kenikmatan kepada mereka yang menjadikan mereka lupa daratan, tanpa melupakan kejahatan-kejahatan yang mereka lakukan. Sungguh, rencana-Ku yang pada lahirnya adalah kenikmatan untuk mereka, tetapi tujuannya adalah kebinasaan, sangat teguh, tidak satu pun yang dapat membatalkannya dan akan sangat menyakitkan mereka, sesuai dengan kadar kejahatan yang mereka lakukan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini Allah menegaskan bahwa orang-orang yang mendustakan lambat laun menerima azab. Karena Allah membiarkan mereka berumur panjang, hidup makmur, dan mampu berperang, bukanlah lantaran Allah mengasihi mereka, tetapi sebagai tipuan terhadap mereka. Dengan kemewahan dan kekuatan yang mereka miliki, mereka berlarut-larut dalam kezaliman, mereka tidak memiliki norma moral, kecuali norma-norma yang sesuai dengan hawa nafsu mereka. Mereka adalah orang-orang yang mendustakan agama, dan orang-orang yang kafir terhadap Allah. Dalam sejarah umat manusia, baik orang seorang atau sebagai bangsa jika berlaku zalim dan aniaya, akhir kezaliman itu adalah kehancuran bagi mereka sendiri. Allah swt berfirman:

فَذَرْهُ مْ فِيْ غَمْرَتِهِمْ حَتّٰى حِيْنٍ ٥٤ اَيَحْسَبُوْنَ اَنَّمَا نُمِدُّهُمْ بِهٖ مِنْ مَّالٍ وَّبَنِيْنَ ۙ ٥٥ نُسَارِعُ لَهُمْ فِى الْخَيْرٰتِۗ بَلْ لَّا يَشْعُرُوْنَ ٥٦

“Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai waktu yang ditentukan. Apakah mereka mengira bahwa Kami memberikan harta dan anak-anak kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami segera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? (Tidak), tetapi mereka tidak menyadarinya.” (al-Mu’minūn/23: 54-55-56)

Rasulullah saw, bersabda:

إِنَّ اللّٰهَ يُمْلِيْ لِلظَّالِمِ حَتَّى إِذَا أَخَذَهُ لَمْ يُفْلِتْهُ (رواه البخاري ومسلم عن أبي موسى)

“Sesungguhnya Allah swt memberi tangguh (tidak segera menimpakan azab) bagi orang yang zalim, tetapi bilamana Allah swt mengazabnya, Allah tidak akan membiarkannya lepas”. (Riwayat al-Bukharī dan Muslim dari Abu Mūsa).

Isi Kandungan Kosakata

Sanastadrijuhum سَنَسْتَدْرِجُ هُمْ (al-A‘rāf /7: 182)

Sanastadrijuhum (akan Kami tarik mereka) terambil dari kata darajah, yang artinya tangga atau anak tangga. Huruf sin dan ta’ dalam kata itu merupakan imbuhan yang bermakna meminta, sehingga kata tersebut dapat diartikan meminta mereka untuk naik/turun melalui anak tangga sampai mencapai tingkat yang diinginkan. Penggunaan kata ini pada ayat yang dimaksud untuk menggambarkan bahwa orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah akan menuju suatu tempat dengan menggunakan tangga tanpa mereka ketahui bahwa tangga tersebut mengantar mereka menuju ke arah kebinasaan.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto