Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 160 - Surat Al-Baqarah (Sapi)
البقرة
Ayat 160 / 286 •  Surat 2 / 114 •  Halaman 24 •  Quarter Hizb 3.25 •  Juz 2 •  Manzil 1 • Madaniyah

اِلَّا الَّذِيْنَ تَابُوْا وَاَصْلَحُوْا وَبَيَّنُوْا فَاُولٰۤىِٕكَ اَتُوْبُ عَلَيْهِمْ ۚ وَاَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Illal-lażīna tābū wa aṣlaḥū wa bayyanū fa'ulā'ika atūbu ‘alaihim, wa anat-tawwābur-raḥīm(u).

kecuali orang-orang yang telah bertobat, mengadakan perbaikan, dan menjelaskan(-nya).46) Mereka itulah yang Aku terima tobatnya. Akulah Yang Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.

Makna Surat Al-Baqarah Ayat 160
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Allah mengimbau umat Islam untuk menyampaikan kebenaran. Sungguh, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan, yakni kitab-kitab samawi sebelum Al-Qur'an, dengan tidak memaparkannya kepada masyarakat atau menggantinya dengan yang lain, berupa keterangan-keterangan tentang satu kebenaran dan petunjuk, seperti sifat-sifat Nabi Muhammad atau hukum syariat tertentu setelah Kami jelaskan kepada manusia dalam Kitab Al-Qur'an, mereka itulah orang yang dilaknat Allah, dijauhkan dari rahmat-Nya, dan dilaknat pula oleh mereka yang melaknat: para malaikat dan kaum mukmin. Ayat ini berlaku bagi setiap orang yang sengaja menyembunyikan kebenaran dari Allah. Laknat itu akan selalu meliputi mereka, kecuali mereka yang telah bertobat dan menyesali dosa mereka, dan mengadakan perbaikan dengan berbuat saleh, dan menjelaskan-nya; mereka itulah yang Aku terima tobatnya, dan Akulah Yang Maha Penerima tobat, Maha Penyayang. Sungguh, orang-orang yang kafir dan mati dalam keadaan kafir akan mendapat empat macam pembalasan. Pertama, mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya; kedua, mereka kekal di dalamnya, di dalam laknat itu, dan karenanya mereka akan masuk neraka untuk selamanya; ketiga, mereka tidak akan diringankan azabnya; dan keempat, mereka tidak diberi penangguhan sebagaimana pada saat mereka di dunia.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Orang yang tobat dari kesalahan dan kelalaiannya serta memperbaiki dirinya dengan cara mendekatkan diri kepada Allah, menerangkan serta menyebarkan ilmu yang dimilikinya, berani menegakkan kebenaran serta memerangi kemungkaran dikecualikan dan dibebaskan dari laknat Allah. Bagi orang-orang yang seperti itu walaupun mereka telah terlanjur berbuat kesalahan, namun Allah tetap menyediakan ampunan, karena Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Jadi janganlah seseorang berputus asa dari rahmat Allah dan petunjuk-Nya bagaimanapun besar dan banyaknya kesalahan serta dosanya, karena pintu tobat dan rahmat Allah terbuka selebar-lebarnya bagi orang yang insaf dan ingin memperbaiki dirinya.

Isi Kandungan Kosakata

Yal‘anu يَلْعَنُ (al-Baqarah/2: 159)

Asal kata yal‘anu adalah al-la‘n artinya “mengusir dan menjauhkan suatu atau seseorang akibat perbuatan yang menimbulkan kemarahan”. Orang yang mendapat laknat Allah berarti ia dijauhkan dari rahmat-Nya disertai dengan kemurkaan Allah di dunia dan hukuman neraka di akhirat kelak. Laknat Allah pada ayat ini berarti terputusnya rahmat dan taufik-Nya disertai kemarahan Allah atas orang-orang yang menyembunyikan hidayah Al-Qur’an ketika mereka membaca kitab Taurat, sedangkan laknat Allah di akhirat adalah azab neraka. Laknat bisa juga datang dari manusia yang berarti kutukan seseorang kepada orang lain yang berbuat kejahatan, sedangkan yang dimaksud dengan al-lā‘inūn dalam ayat ini adalah orang-orang yang taat kepada Allah, yang mengutuk kejahatan orang-orang yang menutupi kebenaran Al-Qur’an, mereka marah karena mereka menganggap orang-orang kafir itu telah melakukan kemungkaran yang harus dicegah agar manusia lainnya tidak terhalang dari hidayah Allah.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto