Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 20 - Surat Al-Ḥijr (Hijr)
الحجر
Ayat 20 / 99 •  Surat 15 / 114 •  Halaman 263 •  Quarter Hizb 27 •  Juz 14 •  Manzil 3 • Makkiyah

وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيْهَا مَعَايِشَ وَمَنْ لَّسْتُمْ لَهٗ بِرٰزِقِيْنَ

Wa ja‘alnā lakum fīhā ma‘āyisya wa mal lastum lahū birāziqīn(a).

Kami telah menjadikan di sana sumber-sumber kehidupan untukmu dan (menjadikan pula) makhluk hidup yang bukan kamu pemberi rezekinya.

Makna Surat Al-Hijr Ayat 20
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan selain itu, Kami pun telah menjadikan padanya sumber-sumber dan sarana-sarana kehidupan untuk keperluanmu, wahai manusia, baik berupa sandang, pangan, maupun papan. Dan Kami ciptakan pula beragam makhluk-makhluk yang bukan kamu pemberi rezekinya, melainkan Kami-lah yang menanggungnya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menerangkan anugerah Allah swt yang tidak terhingga kepada manusia, yaitu Dia telah menciptakan bermacam-macam keperluan hidup bagi manusia. Dia telah menciptakan tanah yang subur yang dapat ditanami dengan tanam-tanaman yang berguna dan merupakan kebutuhan pokok baginya. Dia menciptakan air yang dapat diminum dan menghidupkan tanam-tanaman. Dia juga menciptakan burung yang beterbangan di angkasa yang dapat ditangkap dan dijadikan makanan yang enak dan lezat. Diciptakan-Nya laut yang di dalamnya hidup bermacam-macam jenis ikan yang dapat dimakan serta mutiara dan barang tambang yang diperlukan oleh manusia dan menjadi sumber mata pencaharian. Laut yang luas dapat dilayari manusia menuju segenap penjuru dunia. Dialah yang menciptakan segala macam sumber kesenangan bagi manusia itu.

Allah swt menciptakan pula binatang-binatang dan makhluk hidup yang lain yang rezekinya dijamin Allah. Allah telah memudahkan pula bagi manusia segala sumber kebutuhan hidup, yang bisa diolah menjadi pakaian, makanan, obat-obatan, dan sebagainya.

Allah menjadikan pula di bumi anak dan cucu sebagai penghibur dan penerus kehidupan manusia. Sebagian manusia menjadi pelayan atau pembantu, dan sebagian lainnya menjadi tuan atau atasan. Allah juga menciptakan binatang peliharaan dan kesenangan.

Ayat ini merupakan peringatan bagi manusia bahwa anak-anak, pembantu-pembantu, dan binatang ternak dijamin Allah rezekinya.

Isi Kandungan Kosakata

Istaraqa as-Sam’a اِسْتَرَقَ السَّمْعَ (al-Ḥijr/15: 18)

Istaraqa terambil dari akar kata saraqa yaitu mengambil yang bukan haknya secara sembunyi. Penambahan hamzah dan ta’ ke dalam kata itu mengandung arti upaya yang dipaksakan. Istaraqa berarti memaksakan mencuri sehingga menimbulkan perasaan tertekan yang amat sangat di dalam hati pencuri. Al-Sam’ artinya “pendengaran”. Istaraqa as-sam’ berarti “mencuri-curi dengar”. Yang dimaksud di sini adalah bahwa setan mencuri-curi dengar percakapan yang terjadi di ‘arasy antara Allah dengan malaikat dalam menyampaikan titah-titah-Nya dan antara malaikat-malaikat sendiri dalam menyampaikan titah itu kepada sesama mereka. Mereka mencuri-curi dengar karena takut menghampiri ‘Arasy itu, karena bila mereka mendekatinya mereka akan disembur dengan panah-panah berapi. Karena mencuri-curi itu, maka informasi yang mereka terima tidak lengkap. Informasi itu mereka sampaikan kepada manusia, yaitu kepada dukun-dukun atau peramal-peramal yang lalu menambah-nambahnya. Karena tidak akurat dan ditambah-tambah, maka informasi itu menjadi satu kebohongan. Itulah yang dipercayai dan diyakini manusia yang percaya kepada dukun-dukun atau tukang-tukang ramal.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto