Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 123 - Surat Āli ‘Imrān (Keluarga Imran)
اٰل عمرٰن
Ayat 123 / 200 •  Surat 3 / 114 •  Halaman 66 •  Quarter Hizb 7.25 •  Juz 4 •  Manzil 1 • Madaniyah

وَلَقَدْ نَصَرَكُمُ اللّٰهُ بِبَدْرٍ وَّاَنْتُمْ اَذِلَّةٌ ۚ فَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Wa laqad naṣarakumullāhu bibadriw wa antum ażillah(tun), fattaqullāha la‘allakum tasykurūn(a).

Sungguh, Allah benar-benar telah menolong kamu dalam Perang Badar, padahal kamu (pada saat itu) adalah orang-orang lemah.115) Oleh karena itu, bertakwalah kepada Allah agar kamu bersyukur.

Makna Surat Ali ‘Imran Ayat 123
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Kejadian dalam Perang Uhud membuat sebagian orang mukmin ragu akan kepastian pertolongan Allah, oleh karena itu Allah meyakinkan mereka dan menegaskan bahwasannya sungguh, Allah telah menolong kamu dalam perang Badar yang terjadi pada tanggal 17 Ramadan tahun kedua Hijriah, padahal ketika itu kamu dalam keadaan lemah, karena jumlah kamu sedikit dan perlengkapan perang kamu sangat sederhana. Karena kamu meyakini datangnya pertolongan Allah, maka kamu mendapat kemenangan. Karena itu bertakwalah kepada Allah dalam segala urusan, agar dengannya kamu mensyukuri semua anugerah-Nya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Sebagai penambah kekuatan jiwa dan ketabahan hati dalam menghadapi segala bahaya dan kesulitan, Allah mengingatkan mereka kepada perang Badar ketika mereka berada dalam keadaan lemah dan jumlah yang amat sedikit dibanding, dengan kekuatan dan jumlah musuh.

Berkat pertolongan Allah, mereka berhasil memporak-porandakan musuh hingga banyak di antara pembesar Quraisy yang jatuh menjadi korban dan banyak pula yang ditawan dan tidak sedikit harta rampasan yang diperoleh kaum Muslimin. Karena mereka ingat pada perintah Allah agar mereka bersabar dan bertakwa kepada-Nya dan dengan sabar dan takwa itu mereka akan mendapat pertolongan daripada-Nya dan akan mendapatkan kemenangan.

Isi Kandungan Kosakata

Yumiddukum يُمِدُّكُمْ (Āli ‘Imrān/3:124)

Amadda-yum iddu adalah bentuk muta‘addi (transitif) dari madda-yamuddu yang berarti “memanjangkan” dan “merentangkan”. Kata ini dalam berbagai bentuknya disebutkan 32 kali. Kata madad berarti “pertolongan”. Kata yumiddu di dalam Al-Qur’an menunjukkan arti “menolong”, sebagaimana di dalam Surah Āli ‘Imrān/3:124 dan 125. Sedangkan kata madda-yamuddu berarti “membantu” sebagaimana di dalam surah al-A‘rāf/7:202; berarti “membentangkan” (ar-Ra‘d/13:3); berarti “memanjangkan” (Maryam/19:75); berarti “menambah” ( Luqmān/31:27). Al-Qur’an banyak menggunakan kata yumiddu dalam bentuk ruba’i dalam hal-hal yang positif (aṭ-Ṭūr/52:22), sementara dalam bentuk ṡulaṡi (yamuddu) untuk hal-hal yang negatif (al-Baqarah/2: 15)

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto