Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 20 - Surat Al-Isrā' (Memperjalankan di Malam Hari)
الاسراۤء
Ayat 20 / 111 •  Surat 17 / 114 •  Halaman 284 •  Quarter Hizb 29 •  Juz 15 •  Manzil 4 • Makkiyah

كُلًّا نُّمِدُّ هٰٓؤُلَاۤءِ وَهٰٓؤُلَاۤءِ مِنْ عَطَاۤءِ رَبِّكَ ۗوَمَا كَانَ عَطَاۤءُ رَبِّكَ مَحْظُوْرًا

Kullan numiddu hā'ulā'i wa hā'ulā'i min ‘aṭā'i rabbik(a), wa mā kāna ‘aṭā'u rabbika maḥẓūrā(n).

Tiap-tiap (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (golongan) itu (yang menginginkan akhirat) Kami berikan anugerah dari kemurahan Tuhanmu dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi.

Makna Surat Al-Isra' Ayat 20
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Kepada masing-masing golongan, baik golongan ini yang mengharapkan pembalasan dunia maupun golongan itu yang mengharapkan pembalasan akhirat, Kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu, yakni Kami berikan bagi keduanya itu pembalasan sesuai dengan amal perbuatannya. Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi oleh siapa pun. Pembalasan di dunia Kami berikan kepada siapa saja yang berusaha meraihnya, baik kafir maupun mukmin, sedangkan pembalasan berupa pahala di akhirat, khusus Kami anugerahkan kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh dengan sungguh-sungguh sesuai dengan ketentuan Tuhanmu.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Kemudian Allah swt menegaskan bahwa kedua golongan itu akan dilimpahi kemurahan-Nya. Maksudnya, baik golongan yang mencintai kehi-dupan duniawi, ataupun golongan yang lebih menyukai kebahagiaan akhirat, akan diberi rezeki dan dibiarkan mengembangkan keturunan. Kemurahan Allah Yang Mahaluas tidak terhalang karena keingkaran seseorang kepada-Nya. Oleh sebab itu, kedua golongan itu sama-sama dapat mencicipi kelezat-an hidup di dunia, sesuai dengan usaha mereka masing-masing. Akan tetapi, kedua golongan itu tidak akan merasakan kasih sayang Allah yang sama. Mereka yang mengutamakan kehidupan dunia dan melupakan kehidupan akhirat, akan masuk neraka Jahanam sebagai tempat yang pantas untuk mereka. Sedangkan mereka yang lebih mengutamakan kehidupan akhirat dan tidak melupakan kehidupan dunia, akan masuk surga sebagai tempat yang penuh kebahagiaan dan kenikmatan yang tiada putusnya. Firman Allah:

وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia. (al-Qaṣaṣ/28: 77)

Isi Kandungan Kosakata

1. Al-’Ājilah اَلْعَاجِلَةَ (al-Isrā’/17: 18)

Kata ini terambil dari kata ( ع ـ ج ـ ل )yang berarti kecepatan (al-isrā’). Dari arti ini lalu muncul arti ketergesaan. Al-’Ujālah artinya sesuatu yang dipercepat keberadaannya. Dunia dikatakan al-’ājilah karena ia cepat rusak dan binasa. Sedangkan akhirat dikatakan al-’ājilah karena akhirat masih ada di depan, masih menunggu. Pada ayat ini, Allah menjelaskan bahwa Dia akan memberikan kehidupan dunia kepada siapa pun, baik orang kafir maupun mukmin. Jika yang diinginkan adalah dunia saja maka dia hanya menikmatinya di dunia saja. Di akhirat dia akan disiksa. Ayat ini secara tersirat menghimbau kepada orang mukmin agar mereka mempunyai jangkauan kehidupan yang lebih jauh lagi. Tidak terbatas di dunia tapi sampai di akhirat nanti. Karena di sanalah seseorang menjumpai kehidupan yang sebenar benarnya. Jika yang dituju hanyalah kehidupan dunia maka yang akan didapatkannya adalah kebahagiaan sesaat. Padahal dia masih harus menjalani kehidupan selanjutnya yaitu kehidupan di akhirat.

2.’Aṭā’ عَطَآءٍ (al-Isrā’/17: 20)

‘Aṭā’ artinya pemberian. Jamaknya adalah: a’ṭiyah. Jika dijamakkan lagi dikatakan a’ṭiyāt. A’ṭiyātul-mulūk artinya pemberian raja-raja.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto