Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 21 - Surat Al-Mā'idah (Hidangan)
الماۤئدة
Ayat 21 / 120 •  Surat 5 / 114 •  Halaman 111 •  Quarter Hizb 11.75 •  Juz 6 •  Manzil 2 • Madaniyah

يٰقَوْمِ ادْخُلُوا الْاَرْضَ الْمُقَدَّسَةَ الَّتِيْ كَتَبَ اللّٰهُ لَكُمْ وَلَا تَرْتَدُّوْا عَلٰٓى اَدْبَارِكُمْ فَتَنْقَلِبُوْا خٰسِرِيْنَ

Yā qaumidkhulul-arḍal-muqaddasatal-latī kataballāhu lakum wa lā tartaddū ‘alā adbārikum fa tanqalibū khāsirīn(a).

Wahai kaumku, masuklah ke tanah suci (Baitulmaqdis) yang telah Allah tentukan bagimu208) dan janganlah berbalik ke belakang (karena takut kepada musuh), nanti kamu menjadi orang-orang yang rugi.”

Makna Surat Al-Ma'idah Ayat 21
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Nabi Musa selanjutnya berkata kepada kaumnya, “Wahai kaumku! Masuklah ke tanah suci, yaitu tanah Palestina yang disucikan dari kemusyrikan karena banyaknya nabi-nabi yang diutus di tanah itu, itulah tanah yang telah ditentukan Allah bagimu dalam ilmu-Nya yang azali untuk memasukinya dan merasakan kedamaian di dalamnya apabila engkau beriman dan taat kepada perintah-Nya, dan janganlah kamu berbalik ke belakang karena takut kepada musuh, nanti kamu menjadi orang yang rugi di dunia dan akhirat karena kamu tidak mempercayai jaminan Allah bahwa tanah itu ditetapkan Allah bagimu untuk memasukinya.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Setelah Nabi Musa mengingatkan orang-orang Yahudi dan menjelaskan nikmat-nikmat itu, kemudian memerintahkan mereka agar berani menghadapi musuh-musuh Allah dengan janji, bahwa Allah akan menolong mereka. Perintah Nabi Musa itu ialah mereka harus memasuki tanah suci Kanaan (Palestina) dan berdiam di negeri yang telah dijanjikan dan ditetapkan Allah untuk menjadi tempat tinggal mereka.

Menurut riwayat Ibnu ‘Asakir dari Mu’āż bin Jabal bahwa tanah suci itu di antara sungai Tigris dengan sungai Furat. Tanah itu disebut suci karena telah sekian banyak nabi menempatinya yang senantiasa mengajak kepada agama Tauhid, karenanya tanah itu bersih dari patung-patung dan kepercayaan yang sesat. Dan Nabi Musa melarang mereka murtad kembali menyembah berhala dan membuat keonaran dalam masyarakat dengan berbuat kezaliman dan mengikuti hawa nafsu. Jika mereka tidak mematuhi ketentuan itu mereka akan rugi, karena nikmat-nikmat yang telah diberikan kepada mereka itu akan dicabut kembali dan dibatalkan.

Isi Kandungan Kosakata

Al-Jabbār اَلْجَبَّارْ (al-Mā’idah/5: 22)

Al-jabbār terambil dari kata al-jabr artinya “yang kuat”, “yang suka memaksa”, karena orang yang kuat selalu memaksa orang lain untuk melakukan apa yang diinginkannya. Sedangkan al-jabbār adalah “orang-orang yang bersifat suka memaksa, baik karena ketinggian kedudukannya atau kesombongannya”. Kata ini hanya digunakan untuk mencela para penguasa yang zalim karena mereka menolak kebenaran dan tidak percaya pada kebenaran itu. Dalam ayat ini, Musa menghimbau Bani Israil untuk memerangi orang-orang Kan’an dengan lebih dahulu mengingatkan mereka bahwa semua kenikmatan yang diberikan oleh Allah adalah untuk menyiapkan mental menerima perintah tersebut, demi mencapai kemenangan yang dijanjikan Allah, jika mereka benar-benar berperang dengan tulus ikhlas dan tidak lari dari peperangan. Orang-orang Israil menolak perintah Musa dengan alasan takut kepada orang-orang jabbārīn dari suku Kanaan. Mereka baru mau masuk ke daerah tersebut jika orang-orang jabbārīn, penguasa zalim itu, telah pergi. Ini menunjukkan pembangkangan Bani Israil terhadap perintah Allah dan Nabi Musa.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto