Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 43 - Surat Al-Mā'idah (Hidangan)
الماۤئدة
Ayat 43 / 120 •  Surat 5 / 114 •  Halaman 115 •  Quarter Hizb 12.25 •  Juz 6 •  Manzil 2 • Madaniyah

وَكَيْفَ يُحَكِّمُوْنَكَ وَعِنْدَهُمُ التَّوْرٰىةُ فِيْهَا حُكْمُ اللّٰهِ ثُمَّ يَتَوَلَّوْنَ مِنْۢ بَعْدِ ذٰلِكَ ۗوَمَآ اُولٰۤىِٕكَ بِالْمُؤْمِنِيْنَ ࣖ

Wa kaifa yuḥakkimūnaka wa ‘indahumut-taurātu fīhā ḥukmullāhi ṡumma yatawallauna mim ba‘di żālik(a), wa mā ulā'ika bil-mu'minīn(a).

Bagaimana mereka menjadikanmu sebagai hakim mereka, sedangkan mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling (dari putusanmu) setelah itu? Mereka benar-benar bukanlah orang-orang mukmin.

Makna Surat Al-Ma'idah Ayat 43
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan bagaimana mungkin mereka akan mengangkatmu, wahai Nabi Muhammad, menjadi hakim untuk menyelesaikan perselisihan di antara mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya terdapat hukum Allah? Mereka mengubah isi dan tidak menaati hukum dalam Taurat. Jika mereka berbuat demikian terhadap kitab mereka sendiri, nanti mereka pasti akan berpaling dari putusanmu setelah itu? Sungguh, mereka itu benar-benar bukan termasuk orang-orang yang beriman.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Satu hal yang mengherankan dari mereka ialah bahwa mereka berseru dan mengajak kaumnya percaya kepada Taurat, tetapi mereka tidak mau tunduk kepada isi dan hukum yang ada di dalamnya. padahal Taurat itu berisi hukum-hukum Allah yang cukup jelas. Mereka bahkan meminta putusan hukum dari orang lain.

Karena mereka bukan orang-orang yang beriman, maka sama saja bagi mereka. Mereka meninggalkan dan tidak mau tunduk kepada Taurat, karena isi dan hukum yang ada di dalamnya tidak sesuai dengan keinginan dan kehendak hawa nafsu mereka. Begitu juga kalau perkara dan persoalannya diputuskan berdasarkan Al-Qur’an sesuai dengan permintaan mereka, mereka pun akan meninggalkan keputusan itu dan tidak menggubrisnya apabila keputusan tersebut bertentangan dengan keinginan dan hawa nafsunya.

Isi Kandungan Kosakata

as-Suḥt اَلسُّحْتُ (al-Mā’idah/5: 42)

Terambil dari kata kerja saḥata, berarti “menghancurkan”, “menguliti”, yaitu “menghancurkan atau menguliti agama atau harga diri orang yang melakukannya, sehingga orang itu menjadi hina dalam pandangan manusia”. As-suḥt adalah nama lain dari risywah (sogokan) dan semua harta yang diperoleh dengan cara yang haram seperti riba dan harta anak yatim. Dalam Surah al-Mā’idah/5:42 dinyatakan bahwa perilaku sebagian orang Yahudi pada zaman Nabi adalah makan sogokan dan untuk itu mereka tega mengubah-ubah maksud wahyu sesuai dengan kemauan mereka. Nabi juga pernah bersabda, “Tiap daging yang tumbuh dari sogokan, neraka lebih pantas baginya.”

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto