Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 59 - Surat Al-Mā'idah (Hidangan)
الماۤئدة
Ayat 59 / 120 •  Surat 5 / 114 •  Halaman 118 •  Quarter Hizb 12.5 •  Juz 6 •  Manzil 2 • Madaniyah

قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ هَلْ تَنْقِمُوْنَ مِنَّآ اِلَّآ اَنْ اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَمَآ اُنْزِلَ اِلَيْنَا وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلُۙ وَاَنَّ اَكْثَرَكُمْ فٰسِقُوْنَ

Qul yā ahlal-kitābi hal tanqimūna minnā illā an āmannā billāhi wa mā unzila ilainā wa mā unzila min qabl(u), wa anna akṡarakum fāsiqūn(a).

Katakanlah, “Wahai Ahlulkitab, apakah kamu memandang kami salah hanya karena kami beriman kepada Allah, pada apa yang diturunkan kepada kami (Al-Qur’an), pada apa yang diturunkan sebelumnya, dan (kami yakin bahwa) sesungguhnya kebanyakan kamu adalah orang-orang fasik?”

Makna Surat Al-Ma'idah Ayat 59
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Karena perilaku yang buruk itu, kemudian Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad untuk memperingatkan mereka. Katakanlah, "Wahai Ahli Kitab! Apakah kamu memandang kami salah dengan semua ajaran Islam yang kami laksanakan, apakah kami juga keliru hanya karena kami beriman kepada Allah Yang Maha Esa, percaya kepada apa yang diturunkan kepada kami, yaitu Al-Qur'an, dan juga beriman kepada apa yang diturunkan sebelumnya, yaitu Taurat, Zabur, dan Injil? Bila tidak ada alasan yang kuat dari sikap-sikap tersebut, sungguh, kebanyakan dari kamu ternyata adalah orang-orang yang fasik."

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Menurut riwayat, Ibnu Jarir dan lain-lainnya menceritakan orang-orang Yahudi, di antaranya turut Abu Yasir bin Akhtab dan yang lain mereka bertanya kepada Nabi Muhammad tentang siapa saja rasul-rasul yang beriman (percaya) kepada mereka, Nabi Muhammad menjawab, “Saya percaya kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ishak, Yakub dan Asbat, dan apa yang diberikan Allah kepada Musa, Isa dan para nabi lainnya, tanpa membedakan antara mereka. Dan kami berserah diri kepada-Nya. Tatkala Nabi Muhammad menyebut Isa”, mereka tidak mengakui kenabiannya seraya berkata, “Kami tidak percaya kepada orang yang percaya kepadanya, maka turunlah ayat ini.

Ayat ini memberi petunjuk kepada Nabi Muhammad saw supaya membantah orang-orang Ahli Kitab dengan bentuk pertanyaan sebagai berikut, “Hai Ahli Kitab, apakah kamu memandang salah, membenci dan menghina kami, hanya lantaran kami beriman kepada Allah dan kepada yang diturunkan kepada rasul-rasul-Nya yang dahulu? Kami tidak berbuat selain dari itu, karena tidak ada alasan yang pantas bagi kamu untuk menyalahkan dan membenci kami, selain karena kebanyakan kamu memang sudah menjadi orang-orang yang fasik.”

Bantahan ini pada hakikatnya tidak dapat mereka jawab selain bersikap acuh tak acuh dan terus mengejek dan menghina agama Islam dan kaum Muslimin. Oleh karena itu Allah menurunkan lagi ayat berikut ini untuk memberikan bantahan yang lebih keras, sehingga mereka semua diam.

Isi Kandungan Kosakata

Tanqimūn تَنْقِمُوْنَ (al-Mā’idah/5: 59)

Tanqimūn berasal dari kata kerja naqama-yanqimu masdarnya an-niqmah yang artinya “mengingkari”, dan “mencela baik dengan perkataan maupun dengan hukuman”. Dalam ayat ini kata tanqimūn dipergunakan untuk arti menganggap salah dan mencela. Ahli Kitab mencela umat Islam karena mengikuti syariat yang diwahyukan kepada Rasulullah saw., dan tidak mengikuti syariat mereka. Celaan Ahli Kitab ini pada dasarnya dilandasi ketidaksenangan mereka terhadap Nabi saw., yang membawa syariat baru untuk menggantikan syariat yang mereka anut. Keadaan demikian mereka tunjukkan dengan selalu menyalahkan sikap dan kegiatan yang dilakukan umat Islam.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto