Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 36 - Surat Al-Mā'idah (Hidangan)
الماۤئدة
Ayat 36 / 120 •  Surat 5 / 114 •  Halaman 113 •  Quarter Hizb 12 •  Juz 6 •  Manzil 2 • Madaniyah

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْ اَنَّ لَهُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا وَّمِثْلَهٗ مَعَهٗ لِيَفْتَدُوْا بِهٖ مِنْ عَذَابِ يَوْمِ الْقِيٰمَةِ مَا تُقُبِّلَ مِنْهُمْ ۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ

Innal-lażīna kafarū lau anna lahum mā fil-arḍi jamī‘aw wa miṡlahū ma‘ahū liyaftadū bihī min ‘ażābi yaumil-qiyāmati mā tuqubbila minhum, wa lahum ‘ażābun alīm(un).

Sesungguhnya orang-orang yang kufur, seandainya memiliki segala apa yang ada di bumi dan ditambah (lagi) dengan sebanyak itu untuk menebus diri mereka dari azab hari Kiamat, niscaya semua (tebusan) itu tidak akan diterima dari mereka. Bagi mereka azab yang sangat pedih.

Makna Surat Al-Ma'idah Ayat 36
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Sesungguhnya orang-orang yang kafir, yaitu mereka yang tidak mau bertakwa kepada Allah dan tidak mau membersihkan diri dari dosa, serta mengingkari keesaan-Nya pasti akan mendapat balasan. Seandainya mereka memiliki segala apa yang ada di bumi dan ditambah dengan sebanyak itu lagi yang kemudian dipergunakan untuk menebus diri mereka agar terlepas dari azab pada hari Kiamat akibat keingkarannya, niscaya semua itu tidak akan diterima Allah sebagai tebusan dari mereka. Oleh karena itu, di akhirat mereka tetap akan mendapat azab yang pedih.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Orang yang tidak mau bertakwa kepada Allah dan tidak mau membersihkan dirinya dari dosa-dosa yang diperbuatnya, serta tetap di dalam kekafiran mengingkari ketuhanan Allah lalu menyembah selain Allah dan sampai mati mereka tidak bertobat, maka di hari Kiamat mereka nanti akan menyesal. Sekiranya semua yang ada di bumi ini adalah miliknya bahkan ditambah lagi sebanyak itu pula, dan ingin melepaskan diri dari azab yang menimpanya, maka semuanya itu tidak akan diterima-Nya.

Di dalam satu hadis Nabi Muhammad bersabda:

يُجَاءُ بِالْكَافِرِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُقَالُ لَهُ: اَرَأَيْتَ لَوْ كَانَ لَكَ مِلْءُ اْلأَرْضِ ذَهَبًا اَكُنْتَ تَفْتَدِيْ بِهِ؟ فَقَالَ: نَعَمْ (رواه البخاري عن انس)

Didatangkan seorang kafir di hari kiamat dan dikatakan kepadanya “Sekiranya engkau memiliki emas sepenuh bumi ini, apakah engkau ingin menjadikannya tebusan (atas siksa yang akan kamu terima). Ia menjawab Ya saya ingin.” (Riwayat al-Bukhārī dari Anas r.a.).

Tetapi apa boleh buat, nasi telah menjadi bubur. Bagaimanapun juga keinginan mereka, tidak akan diterima dan tetap akan menjalani hukuman berupa siksaan yang amat pedih, karena di akhirat tidak mungkin dosa itu dapat ditebus dengan harta benda. Tetapi jika bertobat di masa hidupnya dan membersihkan diri dengan amal saleh, maka Allah akan menerima tobatnya.

Isi Kandungan Kosakata

al-Wasīlah اَلْوَسِيْلَةْ (al-Mā’idah/5: 35)

Al-Wasīlah sama artinya dengan al-waṡīlah yaitu mendekat atau memperoleh sesuatu dengan keinginan yang kuat. Sedangkan hakikat al-wasīlah adalah memperhatikan dan menjaga cara-cara mendekatkan diri kepada Allah baik dengan ilmu pengetahuan, ibadah, amal saleh, meninggalkan yang dilarang dan mengerjakan yang diperintahkan. Al-wasīlah juga bisa diartikan/dipakai bagi suatu tempat/derajat yang tertinggi di surga, sebagaimana doa yang sering diucapkan oleh seorang Muslim setelah mendengarkan azan. Ayat 35 di atas memerintahkan umat Islam untuk bertakwa, dan juga menuntut agar ia berupaya mencari cara dan teknis untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto