Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 78 - Surat Al-Mā'idah (Hidangan)
الماۤئدة
Ayat 78 / 120 •  Surat 5 / 114 •  Halaman 121 •  Quarter Hizb 12.75 •  Juz 6 •  Manzil 2 • Madaniyah

لُعِنَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْۢ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ عَلٰى لِسَانِ دَاوٗدَ وَعِيْسَى ابْنِ مَرْيَمَ ۗذٰلِكَ بِمَا عَصَوْا وَّكَانُوْا يَعْتَدُوْنَ

Lu‘inal-lażīna kafarū mim banī isrā'īla ‘alā lisāni dāwūda wa ‘īsabni maryam(a), żālika bimā ‘aṣaw wa kānū ya‘tadūn(a).

Orang-orang yang kufur dari Bani Israil telah dilaknat (oleh Allah) melalui lisan (ucapan) Daud dan Isa putra Maryam. Hal itu karena mereka durhaka dan selalu melampaui batas.

Makna Surat Al-Ma'idah Ayat 78
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Bila pada ayat-ayat yang lalu diterangkan tentang penyimpangan umat Nasrani, pada ayat-ayat berikut dijelaskan tentang kutukan Allah pada orang Yahudi yang kafir. Allah menerangkan bahwa orang-orang kafir dari Bani Israil, yaitu mereka yang selalu ingkar dan mengabaikan perjanjiannya dengan Allah, telah dilaknat melalui atau dengan perantaraan lisan Nabi Dawud dan Isa putra Maryam. Kutukan Allah yang demikian itu, disebabkan karena mereka durhaka dengan tidak menepati janji yang telah diikrarkan dan selalu melampaui batas dalam melaksanakan ajaran dan tuntunan agama, sehingga cenderung mengarah pada kesesatan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menerangkan bahwa orang kafir dari kalangan Yahudi mendapat kemurkaan dan kutukan Allah melalui ucapan Nabi Daud dan Isa putra Maryam. Ketika orang-orang Yahudi membuat kedurhakaan pada hari Sabat (hari larangan terhadap orang Yahudi menangkap ikan), Nabi Daud mengutuk mereka pada khususnya, karena melanggar kehormatan hari Sabat dan pada umumnya terhadap mereka yang membuat kedurhakaan biasa. (Mazmur cix. 17-18,/xxviii. 21-22, 31-33,/xiv. 22-28, dan pasim). Nabi Isa pun pernah mengutuk mereka sebagai “keturunan pembunuh nabi-nabi” dan “kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak.” (Matius xxiii. 31-35). Pada akhir ayat ini dijelaskan, bahwa kutukan itu disebabkan mereka membuat maksiat dan melanggar hukum-hukum Allah dengan cara melampaui batas.

Isi Kandungan Kosakata

Ya’tadūn يَعْتَدُوْنَ (al-Mā’idah/5: 78)

Ya’tadūn terambil dari fi’il māḍī i’tada, masdarnya i’tidā’ artinya “melampaui batas” (al-Baqarah/2:190). Dalam ayat 78 dinyatakan bahwa orang-orang kafir dari Bani Israil telah dikutuk melalui dua nabi Allah (Dawud a.s. dan Isa bin Maryam) akibat mereka melakukan perbuatan dosa kepada Allah dan Rasul-Nya serta selalu melampaui batas. Ya’tadūn datang dalam bentuk kata kerja kini dan yang akan datang (ḥāl dan mustaqbal), hal ini memberikan pengertian bahwa perbuatan Yahudi yang melampaui batas tersebut bukan saja dilakukan pada saat turunnya ayat ini, tetapi terus-menerus mereka lakukan sampai akhir zaman.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto