Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 16 - Surat Al-Mulk (Kerajaan)
المُلك
Ayat 16 / 30 •  Surat 67 / 114 •  Halaman 563 •  Quarter Hizb 57 •  Juz 29 •  Manzil 7 • Makkiyah

ءَاَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَاۤءِ اَنْ يَّخْسِفَ بِكُمُ الْاَرْضَ فَاِذَا هِيَ تَمُوْرُۙ

A'amintum man fis-samā'i ay yakhsifa bikumul-arḍa fa'iżā hiya tamūr(u).

Sudah merasa amankah kamu dari Zat yang di langit, yaitu (dari bencana) dibenamkannya bumi oleh-Nya bersama kamu ketika tiba-tiba ia terguncang?

Makna Surat Al-Mulk Ayat 16
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Bukti kekuasaan dan keluasan ilmu-Nya sudah dipaparkan, kalau manusia tetap durhaka maka Allah menegaskan dalam ayat ini: Sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia Allah yang di langit tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika tiba-tiba ia terguncang?. Mestinya kamu tidak merasa aman dengan tetap durhaka. Karena orang sebelum kamu seperti Karun karena kedurhakaannya dia ditelan bumi.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini, Allah memperingatkan orang-orang kafir tentang azab yang akan menimpa mereka, apabila tetap dalam kekafiran. Peringatan ini diberikan Allah karena mereka seakan-akan merasa akan terhindar dari siksa Allah yang akan ditimpakan kepada mereka, bahkan mereka merasa telah mendapat rahmat yaitu kesenangan duniawi yang sedang mereka rasakan. Tanda-tanda kekafiran itu terlihat pada sikap, tindakan, dan tingkah laku mereka. Oleh karena itu, Allah memperingatkan mereka dengan mengatakan, “Hai orang-orang kafir apakah kamu sekalian merasa aman dan akan terhindar dari azab Allah, padahal azab itu pasti akan menimpa kamu? Apakah kekuasaan dan kesenangan yang kamu peroleh itu tidak mungkin dilenyapkan Allah padahal kekuasaan dan kesenangan itu semata-mata berasal dari rahmat-Nya? Apakah tidak mungkin bahwa itu adalah ujian dari Allah kepadamu? Ingatlah, Allah telah menimpakan azab yang dahsyat kepada orang-orang dahulu, seperti azab yang ditimpakan kepada Karun dan pengikut-pengikutnya. Mereka telah dibenamkan ke dalam bumi. Pada saat Allah akan membenamkan mereka ke dalam bumi, maka terjadilah gempa yang dahsyat yang mengguncangkan bumi.”

Isi Kandungan Kosakata

Tamūr تَمُوْر (al-Mulk/67: 16)

Kata tamūr merupakan fi’il muḍāri‘ (kata kerja berlanjut), dari māra-yamūru-mauran, yang sama artinya dengan kata tadūru: berputar, bergerak, atau berguncang. Kata tamūr digunakan di sini untuk menunjukkan bahwa perputaran dan pergerakan bumi tidak lagi seperti biasanya dalam rotasinya yang normal, tetapi perputaran atau pergerakan dalam bentuknya yang lain, seperti permukaannya terbalik ke bawah, atau yang bagian bawah terbalik ke atas, dengan porak-poranda, sebagaimana terjadi pada kaum Nabi Lut, yang merupakan azab dari Allah. Perputaran dan pergerakan bumi serupa itu tentulah dalam bentuk guncangannya yang sangat dahsyat, yang statusnya sebagai azab Allah. Karena fenomena tersebut pernah terjadi pada kaum Nabi Lut, maka wajar dimunculkan lagi pertanyaan, “Apakah kamu merasa aman bahwa Tuhan yang di langit tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika tiba-tiba bumi berguncang dengan dahsyat?”

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto