فَاُمُّهٗ هَاوِيَةٌ ۗ
Fa ummuhū hāwiyah(tun).
tempat kembalinya adalah (neraka) Hawiyah.
maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.
Allah juga menjelaskan nasib orang-orang jahat yaitu bila amal orang-orang jahat itu ditimbang dan timbangannya itu ringan karena banyak mengerjakan kejahatan dan sedikit mengerjakan kebajikan di dunia maka mereka akan ditempatkan dalam neraka Hawiyah tempat penyiksaan orang-orang jahat, tempat hidup sengsara; suatu tempat yang mereka dijerumuskan ke dalamnya.
Al-Qāri‘ah الْقَارِعَة (al-Qāri‘ah/101: 1)
Kata al-qāri‘ah terambil dari kata qara‘a-yaqra‘u-qar‘an, yang berarti mengetuk. Kata al-qāri‘ah juga diartikan sebagai suatu yang keras mengetuk sehingga memekakkan telinga. Hal ini terjadi pada awal terjadinya hari Kiamat, karena suara menggelegar yang diakibatkan oleh kehancuran alam raya sedemikian keras, sehingga bagaikan mengetuk lalu memekakkan telinga, bahkan hati dan pikiran manusia. Oleh sebab itu, nama hari Kiamat, salah satunya dinamai al-qāri‘ah dan sebagai salah satu nama surah dalam Al-Qur’an.
Kata al-qāri‘ah disebutkan 4 kali dalam Al-Qur’an dan 3 kali dari kata-kata tersebut terdapat pada Surah al-Qāri‘ah dan 1 kali dalam Surah al-Ḥāqqah ayat 4. Ada pula disebutkan dalam bentuk nakirah yaitu qāri‘ah (tanpa alif lām) disebutkan hanya 1 kali yaitu pada Surah ar-Ra‘d ayat 31.














































