Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 50 - Surat Al-Wāqi‘ah (Hari Kiamat Yang Pasti Terjadi)
الواقعة
Ayat 50 / 96 •  Surat 56 / 114 •  Halaman 535 •  Quarter Hizb 54.25 •  Juz 27 •  Manzil 7 • Makkiyah

لَمَجْمُوْعُوْنَۙ اِلٰى مِيْقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍ

Lamajmū‘ūn(a), ilā mīqāti yaumim ma‘lūm(in).

benar-benar akan dikumpulkan pada waktu tertentu, yaitu hari yang sudah diketahui.

Makna Surat Al-Waqi‘ah Ayat 50
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

49-50. Wahai Nabi, katakanlah untuk meyakinkan mereka, “Sesungguhnya orang-orang yang sudah meninggal terdahulu, termasuk kakek moyang mereka, dan orang-orang yang terkemudian, seperti anak cucu mereka, benar-benar akan dikumpulkan di Padang Mahsyar pada waktu tertentu pada hari yang telah dikenal dan ditetapkan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Berhubungan dengan ejekan dan cemoohan mereka itu, Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya supaya memberikan jawaban yang tegas dan tandas, bahwa sesungguhnya nenek-moyang mereka yang mereka anggap mustahil dapat dibangkitkan dan anak cucu mereka kemudian yang mereka anggap tidak akan dibangkitkan, pasti benar semuanya akan dikumpulkan di Padang Mahsyar pada hari yang sudah ditentukan.

Tidak ragu lagi bahwa berkumpulnya umat yang tidak terkira banyaknya itu, lebih menakjubkan lagi daripada kebangkitan itu sendiri.

Dalam ayat yang lain yang sama maksudnya, Allah berfirman:

فَاِنَّم َا هِيَ زَجْرَةٌ وَّاحِدَةٌۙ ١٣ فَاِذَا هُمْ بِالسَّاهِرَةِ ۗ ١٤

Maka pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan saja. Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi (yang baru). (an-Nāzi‘āt/79: 13-14)

Isi Kandungan Kosakata

1. Aṣḥābusy-Syimāl أَصْحَابُ الشِّمَال (al-Wāqi‘ah/56: 41)

Aṣḥābusy-syimāl artinya orang-orang golongan kiri. Aṣḥāb adalah bentuk jamak dari ṣāḥib pemilik atau yang memiliki Aṣḥābusy-syimāl artinya orang yang memiliki golongan kiri, atau berada pada kelompok kiri. Seperti ṣāḥibul-bait artinya pemilik rumah, dan ṣāḥibul-ḥājat orang yang mempunyai atau menyelenggarakan hajat (perhelatan). Jika aṣḥābul-yamīn adalah orang-orang kelompok kanan yaitu orang-orang yang akan menjadi penghuni surga, maka aṣḥābusy-syimāl pada ayat 41 adalah orang-orang kelompok kiri yaitu yang akan menjadi penghuni neraka. Mereka akan menghadapi berbagai azab yang pedih dan menghinakan, sebagai akibat dari sikap dan perbuatan mereka di dunia yang mengingkari kebenaran agama dan melakukan banyak perbuatan dosa yang dilarang agama.

2. Samūm سَمُوْم (al-Wāqi‘ah/56: 42)

Samūm adalah bentuk ṣīgah mubālagah artinya bentuk kata sifat yang sangat berlebih-lebihan, berasal dari fi‘il samma-yasummu-samman artinya meracun, membakar, menghanguskan. Ar-rīḥu sammat artinya angin itu menghanguskan, asy-syajaru sammat artinya pohon-pohon itu terbakar. Fī samūmi pada ayat 42 berarti dalam siksaan angin yang sangat panas, angin yang membakar dan menghanguskan segala yang disentuhnya. Begitulah yang ditemui oleh orang-orang aṣḥābusy-syimāl yaitu golongan kiri, pertama-tama mereka menghadapi siksaan angin yang panas sekali dan menghanguskan tubuh orang-orang yang di dunia menolak kebenaran agama dan banyak melakukan kerusakan dan dosa yang dilarang agama. Selanjutnya berbagai siksa akan dihadapi di akhirat yang sangat pedih sebagai balasan atas perbuatan jahatnya di dunia.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto