Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 34 - Surat An-Najm (Bintang)
النّجم
Ayat 34 / 62 •  Surat 53 / 114 •  Halaman 527 •  Quarter Hizb 53.5 •  Juz 27 •  Manzil 7 • Makkiyah

وَاَعْطٰى قَلِيْلًا وَّاَكْدٰى

Wa a‘ṭā qalīlaw wa akdā.

Dia memberikan sedikit (dari apa yang telah disepakati), lalu menahan sisanya.

Makna Surat An-Najm Ayat 34
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Orang yang berpaling itu juga bersifat tercela, dan dia memberikan sedikit dari apa yang dijanjikan, lalu menahan sisanya dan tidak mau memberi lagi.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Menurut Mujāhid dan Ibnu Zaid ayat ini turun pada peristiwa al-Walīd bin Mugīrah, dia telah mendengar bacaan Nabi saw dan selalu mendampingi beliau dan menerima nasihat-nasihat daripadanya sehingga hatinya tertarik kepada Islam dan Nabi juga mengharapkan keimanannya. Kebetulan seorang musyrik yang mengetahui keadaan al-Walīd mencelanya, dan mengatakan, “Apakah akan engkau tinggalkan agama nenek moyang-mu? Kembalilah kepada agamamu dan terus berpegang padanya! Saya akan menanggung semua yang mengkhawatirkanmu di akhirat nanti, dengan imbalan engkau berikan kepadaku sesuatu.” Al-Walīd menyetujui ajakan ini, lalu ia menarik kembali keinginannya memeluk agama Islam. Dengan demikian jadilah dia seorang sesat yang nyata dan dia telah menyerahkan sebagian imbalan yang disetujuinya kepada orang yang dijanjikannya dan ditahan bagian yang lain.

Al-Walīd hampir saja menjadi seorang Mukmin dan mengikuti petunjuk-petunjuk rasul, lalu salah seorang dari setan-setan manusia menggodanya agar ia tidak menerima bujukan, dan mengajak kembali kepada agama nenek moyangnya. Seseorang akan memikul dosa-dosanya bila al-Walīd bin Mugīrah sudi menyumbangkan sedikit dari hartanya. Ia menerima gagasan tersebut, tetapi ia hanya memberikannya sekali saja, dan tidak diberikannya apa-apa sesudah itu. Apakah ia mengetahui sesuatu yang gaib, bahwa temannya itu dapat memikul dosa-dosanya yang ditakutinya pada hari Kiamat nanti?

Ditegaskan bahwa syariat-syariat terdahulu tidak membenarkan tentang pemikulan dosa oleh orang lain.

Isi Kandungan Kosakata

1. Akdā اَكْدَي (an-Najm/53: 34)

Akdā berasal dari kata kerja kadā-al-kudyatu artinya keras membatu. Akdā berarti kikir yang luar biasa bagaikan batu yang tidak ada yang menetes darinya.

2. Al-Mu'tafikah الْمُؤْتَفِكَة (an-Najm/53: 53)

Al-Mu'tafikah adalah kata jadian dari i'tafaka artinya membalikkan dari benar menjadi salah, dari baik menjadi buruk. Kata dasarnya al-ifku yaitu sesuatu yang berubah keadaannya dari baik menjadi buruk. Kata ini digunakan untuk negeri kaum Lut yang dijungkirbalikkan oleh Allah karena dosa homoseksual mereka.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto