Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 32 - Surat An-Nāzi‘āt (Yang Mencabut Dengan Keras)
النّٰزعٰت
Ayat 32 / 46 •  Surat 79 / 114 •  Halaman 584 •  Quarter Hizb 59 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

وَالْجِبَالَ اَرْسٰىهَاۙ

Wal-jibāla arsāhā.

Gunung-gunung Dia pancangkan dengan kukuh.

Makna Surat An-Nazi‘at Ayat 32
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan di bumi itu gunung-gunung Dia pancangkan dengan teguh agar bumi tidak bergoncang sehingga bisa ditempati dengan nyaman.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini juga dijelaskan bahwa Allah memancangkan gunung-gunung dengan cara yang teguh sekali laksana tonggak sehingga menjadikan bumi stabil tidak goyah. Allah menerangkan hikmahnya pada ayat berikut ini.

Isi Kandungan Kosakata

1. Agṭasya اَغْطَشَ (an-Nāzi‘āt/79: 29)

Agṭasya artinya membuat menjadi gelap. Allah berfirman dalam Surah an-Nāzi‘āt/79: 29: Agṭasya lailahā wa akhraja ḍuḥāhā (dan Dia menjadikan malamnya (gelap gulita), dan menjadikan siangnya (terang benderang). Dalam bahasa Arab terdapat kata al-agṭasy yaitu orang yang lemah penglihatannya sehingga segalanya terlihat gelap.

2. Daḥāhā دَحٰهَا (an-Nāzi‘āt/79: 30)

Daḥāhā artinya menghamparkan. Dalam Surah an-Nāzi‘āt/29: 30 dinyatakan bahwa bumi ini dihamparkan oleh Allah, artinya didatarkan-Nya dan diberi-Nya kelengkapan-kelengkapan kehidupan sehingga siap huni. Itu setelah sebelumnya bumi ini diciptakan-Nya secara “kasar” sehingga belum layak huni. Setelah itu, Allah naik untuk menciptakan langit, dan kemudian turun lagi untuk “menghaluskan” bumi itu untuk layak huni.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto