Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 124 - Surat An-Nisā' (Perempuan)
النّساۤء
Ayat 124 / 176 •  Surat 4 / 114 •  Halaman 98 •  Quarter Hizb 10.5 •  Juz 5 •  Manzil 1 • Madaniyah

وَمَنْ يَّعْمَلْ مِنَ الصّٰلِحٰتِ مِنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَاُولٰۤىِٕكَ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُوْنَ نَقِيْرًا

Wa may ya‘mal minaṣ-ṣāliḥāti min żakarin au unṡā wa huwa mu'minun fa ulā'ika yadkhulūnal-jannata wa lā yuẓlamūna naqīrā(n).

Siapa yang beramal saleh, baik laki-laki maupun perempuan, sedangkan dia beriman, akan masuk ke dalam surga dan tidak dizalimi sedikit pun.

Makna Surat An-Nisa' Ayat 124
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan barang siapa mengerjakan amal-amal kebajikan, yakni perbuatanperbuatan baik dan bermanfaat menurut Allah dan Rasul-Nya, baik pelakunya laki-laki maupun perempuan sedang dia beriman dengan iman yang benar, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga sebagai anugerah Allah atas mereka dan mereka tidak dizalimi atau dikurangi sedikit pun dari amal saleh yang telah mereka lakukan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Orang yang beramal saleh dan membersihkan dirinya sesuai dengan kesanggupannya, memperbaiki budi pekertinya, memperbaiki hubungannya dengan orang lain dalam pergaulannya di masyarakat dan orang yang tidak mau mengikuti tipu daya setan, Allah berjanji membalas kebaikan mereka dengan balasan yang sempurna dengan menyediakan surga bagi mereka, dan Allah tidak akan mengurangi pahala amalan mereka walau sedikit pun.

Ayat ini merupakan peringatan dan pelajaran bagi kaum Muslimin bahwa manusia tidak dapat menggantungkan harapan dan cita-citanya semata-mata kepada angan-angan dan khayalan belaka, tetapi hendaklah berdasarkan usaha dan perbuatan. Orang yang berbangga-bangga dengan keturunan dan bangsa mereka adalah orang yang sesat, tidak akan mencapai apa yang dicita-citakannya.

Isi Kandungan Kosakata

خَلِيْلاً Khalīlan (4: 125) .

Kata khalīl terambil dari kata khullal (dengan damah khā’) yang berarti kasih sayang dan kecintaan, juga ia dapat diartikan dengan kekasih, teman yang seia sekata sehingga meresap dalam kalbunya rasa persahabatan dan kecintaan. Kata ini pun dapat diartikan dengan celah (khilal), karenanya khalīl bukan sekedar teman biasa, tetapi teman yang sangat berkesan dalam hati serta mengetahui celah-celah dan rahasia jiwanya. Dalam ayat 125 di atas, Ibrahim a.s. dijuluki dan diberi gelar khalīl, karena kecintaan dan kesayangannya yang cukup mendalam terhadap Allah swt serta keikhlasan dan pengorbanannya dalam menegakkan agama Allah, sehingga Allah pun rida dengannya dan menjadikannya kekasih-Nya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto