Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 24 - Surat Aṣ-Ṣāffāt (Barisan-Barisan)
الصّٰۤفّٰت
Ayat 24 / 182 •  Surat 37 / 114 •  Halaman 446 •  Quarter Hizb 45.5 •  Juz 23 •  Manzil 6 • Makkiyah

وَقِفُوْهُمْ اِنَّهُمْ مَّسْـُٔوْلُوْنَ ۙ

Waqifūhum innahum mas'ūlūn(a).

Tahanlah mereka (di tempat perhentian). Sesungguhnya mereka akan ditanya (tentang keyakinan dan perilaku mereka).”

Makna Surat As-Saffat Ayat 24
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Allah memerintah malaikat, “Tahanlah mereka di tempat pemberhentian, sesungguhnya mereka akan ditanya tentang kebohongan dan dosa yang telah mereka lakukan di dunia.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Kepada malaikat diperintahkan supaya menahan mereka di tempat pemberhentian dan menanyakan tentang apa yang mereka usahakan, serta dosa dan kemaksiatan yang telah mereka lakukan. Pada waktu itu juga ditanyakan tentang akidah-akidah palsu yang diajarkan oleh setan yang menyesatkan hidup mereka. persoalan ini dijelaskan dalam hadis Nabi saw:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَنْ تَزُوْلَ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعِ خِصَالٍ: عَنْ عُمْرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اِكْتَسَبَهُ وَ فِيْمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ بِهِ. (رواه الترمذى)

Abū Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Tidaklah bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari Kiamat sebelum dia ditanya empat perkara: tentang umur dihabiskannya untuk apa, tentang masa mudanya dipergunakan untuk apa, lalu tentang harta yang dimilikinya diperoleh dari mana, dan dipergunakan untuk apa, lalu tentang ilmu sampai sejauh mana diamalkannya. (Riwayat at-Tirmiżī)

Pada waktu itu orang-orang kafir bisa saling menolong satu sama lain sebagaimana mereka perkirakan di dunia dulu. Tetapi nyatanya hal itu tidak dapat dilakukan, dan mereka benar-benar ditimpa azab setimpal dengan perbuatannya. Allah berfirman:

يَوْمَ لَا يُغْنِيْ مَوْلًى عَنْ مَّوْلًى شَيْـًٔا وَّلَا هُمْ يُنْصَرُوْنَۙ ٤١ (الدخان)

(Yaitu) pada hari (ketika) seorang teman sama sekali tidak dapat memberi manfaat kepada teman lainnya dan mereka tidak akan mendapat pertolongan. (ad-Dukhān/44: 41)

Isi Kandungan Kosakata

Yā Wailanā يَاوَيْلَنَا (aṣ-Ṣāffāt/37: 20)

Kata ini terdiri dari huruf nida' ya' yang digunakan untuk memanggil, dan kata wail yang berarti celaka. Sedangkan na kata ganti orang pertama yang berarti kita. Kata wail diucapkan ketika melihat sesuatu yang menyedihkan (seperti dalam ayat ini) atau sesuatu yang menggembirakan (seperti Surah Hūd/11: 72). Ayat ini mengungkapkan reaksi orang-orang yang ketika di dunia menentang hari Kebangkitan, mereka terperanjat dan takut apalagi setelah siksa yang diancamkan di dunia telah menanti mereka.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto