Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 135 - Surat Asy-Syu‘arā' (Para Penyair)
الشّعراۤء
Ayat 135 / 227 •  Surat 26 / 114 •  Halaman 372 •  Quarter Hizb 38 •  Juz 19 •  Manzil 5 • Makkiyah

اِنِّيْٓ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ ۗ

Innī akhāfu ‘alaikum ‘ażāba yaumin ‘aẓīm(in).

Sesungguhnya aku takut bahwa kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.”

Makna Surat Asy-Syu‘ara' Ayat 135
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar, yaitu hari Kiamat. Apa yang kamu miliki dan kamu banggakan, pada hari itu, tidak akan bisa menolong kamu dari siksa api neraka.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Nabi Hud menyampaikan kepada mereka bahwa semua yang diperoleh itu merupakan nikmat dari Allah. Ia khawatir nikmat-nikmat yang tak terhingga yang mereka peroleh itu akan dicabut atau dihentikan, sebagai azab dari Allah atas keingkaran dan kesombongan mereka. Apakah mereka tidak takut terjadi yang demikian? Menurut sunah Allah, Dia akan menambah nikmat kepada orang yang mensyukuri nikmat-Nya dan akan mengazab orang yang mengingkarinya.

Isi Kandungan Kosakata

1. Rī’in رِيْعٍ (asy-Syu’arā’/26: 128)

Kata rī’in, dalam qira’at ‘Āṣim al-Jahdarī, dibaca rai’in dengan fatḥah huruf ra’. Rī’in artinya kawasan dataran tinggi, kebalikan dari dataran rendah. Kata āyah dalam firman Allah ini bisa berarti bangunan megah yang memperoleh kemasyhuran sebagai tanda kebesaran. Umumnya orang kaya memilih dan menetapkan kawasan dataran tinggi sebagai kapling tempat membangun rumahnya yang megah untuk menunjukkan dan membanggakan kekayaan. Kebiasaan seperti itulah yang kemudian diangkat menjadi pertanyaan dalam ayat ini, pertanyaan yang terkait dengan suatu realitas sebenarnya.

2. Baṭasytum بَطَشْتُمْ (asy-Syu’arā’/26: 130)

Kata ini merupakan fi’il māḍī (kata kerja lampau), baṭasya-yabṭisyu- baṭsy(an). Dengan berbagai derivasinya disebutkan tidak kurang dari 11 kali dalam Al-Qur’an. Pengertiannya berbeda, tergantung siyāq al-kalām (alur pembicaraan) atau qarīnah (indikator)nya. Dalam ayat ini, baṭasytum berarti berjalan, menyerbu, menyiksa. Penyebutannya di sini memperlihatkan ucapan Nabi Hud kepada kaumnya (kaum ‘Ad) yang memiliki kekuatan fisik, apabila melakukan penyerbuan, mereka melakukannya dengan dahsyat dan sewenang-wenang. Kalau melakukan penyiksaan, mereka melakukannya dengan amat biadab dan angkuh.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto