Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 82 - Surat At-Taubah (Pengampunan)
التّوبة
Ayat 82 / 129 •  Surat 9 / 114 •  Halaman 200 •  Quarter Hizb 20.75 •  Juz 10 •  Manzil 2 • Madaniyah

فَلْيَضْحَكُوْا قَلِيْلًا وَّلْيَبْكُوْا كَثِيْرًاۚ جَزَاۤءًۢ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

Falyaḍḥakū qalīlaw walyabkū kaṡīrā(n), jazā'am bimā kānū yaksibūn(a).

Maka, biarkanlah mereka tertawa sedikit (di dunia) dan menangis yang banyak (di akhirat) sebagai balasan terhadap apa yang selalu mereka perbuat.

Makna Surat At-Taubah Ayat 82
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Karena itu, wahai Nabi Muhammad, biarkanlah mereka tertawa sejenak karena merasa senang dengan tidak ikut berperang tetapi tidak dicela, dan kelak di akhirat mereka akan menangis yang sebanyak-banyaknya, sebagai balasan terhadap apa yang selalu mereka perbuat di dunia, seperti mencela, berdusta, menghasut, termasuk membuat-buat alasan agar diizinkan tidak ikut jihad.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menerangkan bahwa orang-orang munafik itu sepantasnya lebih banyak menangis daripada tertawa memikirkan nasib dan dosa mereka di dunia dan di akhirat karena mereka akan menerima azab yang pedih, sesuai dengan perbuatan mereka di dunia. Di dunia mereka mendapat kehinaan dan kerugian karena perbuatan mereka sendiri, yaitu menghina dan mengejek orang-orang mukmin, membuat propaganda busuk untuk menghalang-halangi orang Islam dan mematahkan semangat perjuangan. Sedang di akhirat nanti membawa dosa yang banyak dan tidak dapat ampunan dari Allah swt. Hal ini sesuai pula dengan sabda Rasulullah yang ditujukan kepada orang-orang mukmin.

Telah bersabda Rasullah saw:

لَوْ تَعْلَمُوْنَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيْلاً وَلَبَكَيْتُمْ كَثِيْرًا: يَظْهَرُ النِّفَاقُ وَتَرْتَفِعُ اْلأَمَانَةُ وَتُقْبَضُ الرَّحْمَةُ وَيُتَّهَمُ اْلأَمِيْنُ وَيُؤْتَمَنُ غَيْرُ اْلأَمِيْنِ أَنَاخَ بِكُمُ الشُّرُفَ الْجُوْنُ الْفِتَنُ كَأَمْثَالِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ (رواه الحاكم عن أبي هريرة)

Jika kamu ketahui apa-apa yang aku ketahui, niscaya kamu akan sedikit tertawa dan banyak menangis, meluaskan kemunafikan dan lenyapnya amanat, dicabutnya rahmat, orang yang jujur dituduh dan orang yang curang dipercayai. Huru-hara mencekam kamu, fitnahpun mencekam keadaan menjadi gelap seperti malam yang gelap gulita. (Riwayat al-Ḥākim dari Abu Hurairah)

Isi Kandungan Kosakata

Yafqahūnيَفْقَهُو نَ (at-Taubah/9: 81)

Yafqahūn merupakan bentuk fi’il muḍāri’ (kata kerja kini) dari fi’il māḍī (kata kerja lampau) faqiha yang berarti memahami, mengerti, atau mengetahui. Dalam konteks ayat ini, yafqahun berarti ungkapan yang mafhūm mukhālafah (konotasi kebalikan) nya mengandung “ancaman” bagi mereka yang mengetahui bahwa api neraka itu sangat panas. “Ancaman” ini diperuntukkan bagi mereka yang tidak mau turut berjihad bersama Rasulullah saw dan lebih senang duduk-duduk di belakang Rasulullah saw. Dengan demikian, jika mereka mengetahui bahwa api neraka itu sangat panas, maka niscaya mereka tidak akan melakukan hal yang demikian.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto