Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 25 - Surat Fāṭir (Pencipta)
فاطر
Ayat 25 / 45 •  Surat 35 / 114 •  Halaman 437 •  Quarter Hizb 44.5 •  Juz 22 •  Manzil 5 • Makkiyah

وَاِنْ يُّكَذِّبُوْكَ فَقَدْ كَذَّبَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚجَاۤءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنٰتِ وَبِالزُّبُرِ وَبِالْكِتٰبِ الْمُنِيْرِ

Wa iy yukażżibūka faqad każżabal-lażīna min qablihim, jā'athum rusuluhum bil-bayyināti wa biz-zuburi wa bil-kitābil-munīr(i).

Jika mereka mendustakanmu, sungguh orang-orang yang sebelum mereka pun telah mendustakan (kebenaran). Telah datang rasul-rasul mereka dengan membawa keterangan yang nyata (mukjizat), zubur,634) dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.

Makna Surat Fatir Ayat 25
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan jika mereka mendustakanmu, wahai Nabi Muhammad, maka bersabarlah layaknya rasul-rasul terdahulu bersabar menghadapi penolakan umatnya. Sungguh, orang-orang yang sebelum mereka pun telah mendustakan rasul-rasul; ketika rasul-rasulnya datang dengan membawa keterangan yang nyata, yakni mukjizat yang menjadi bukti benarnya risalah mereka, zubur, dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna. Allah memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki dengan memberinya kesanggupan untuk mendengarkan dan menerima ke-terangan yang nyata.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa setelah mereka mengingkari kedatangan rasul dan mendustakan agama yang dibawanya, Dia mengazab orang-orang kafir itu dengan azab yang pedih. Alangkah hebatnya kemurkaan Allah kepada mereka apabila mereka tetap dalam keadaan membangkang, serta tetap mengingkari kerasulan Muhammad saw dan agama yang dibawanya. Mereka akan mengalami seperti apa yang telah dialami umat dahulu. Demikian sunatullah tetap berlaku dan tidak akan berubah. Sebagaimana firman Allah:

سُنَّةَ اللّٰهِ فِى الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلُ ۚوَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّةِ اللّٰهِ تَبْدِيْلًا ٦٢ (الاحزاب)

Sebagai sunnah Allah yang (berlaku juga) bagi orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu), dan engkau tidak akan mendapati perubahan pada sunah Allah. (al-Aḥzāb/33: 62)

Isi Kandungan Kosakata

1. Aẓ-Ẓill اَلظِّلُّ (Fāṭir/35: 21)

Kata aẓ-Ẓill berarti naungan. Kata ini dan kata lain turunannya dalam Al-Qur’an disebut 33 kali tersebar dalam 23 surah. Kata aẓ-ẓill jamaknya adalah ẓilāl dan aẓlāl. Makna kata aẓ-ẓill dalam Surah Fāṭir ayat 21 adalah naungan. Maksudnya bahwa keimanan menghasilkan kenyamanan dan ketenangan bagaikan seorang yang berada di bawah naungan yang teduh.

2. Al-Ḥarūr اَلْحَرُوْر (Fāṭir/35: 21)

Kata al-ḥarūr berarti terik matahari, atau angin panas. Kata al-ḥarūr hanya sekali disebutkan dalam Al-Qur’an. Makna al-ḥarūr dalam Surah Fāṭir ayat 21 adalah terik matahari atau angin panas yang berhembus di siang atau malam hari. Maksudnya, bahwa kekufuran adalah rasa gerah dan panas yang mengakibatkan kegelisahan hidup.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto