Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 38 - Surat Fuṣṣilat (Dijelaskan)
فصّلت
Ayat 38 / 54 •  Surat 41 / 114 •  Halaman 480 •  Quarter Hizb 48.75 •  Juz 24 •  Manzil 6 • Makkiyah

فَاِنِ اسْتَكْبَرُوْا فَالَّذِيْنَ عِنْدَ رَبِّكَ يُسَبِّحُوْنَ لَهٗ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَهُمْ لَا يَسْـَٔمُوْنَ ۩

Fa inistakbarū fal-lażīna ‘inda rabbika yusabbiḥūna lahū bil-laili wan-nahāri wa hum lā yas'amūn(a).

Jika mereka (orang-orang musyrik) menyombongkan diri (enggan bersujud kepada-Nya), mereka (malaikat) yang (berada) di sisi Tuhanmu selalu bertasbih kepada-Nya pada malam dan siang hari tanpa pernah jemu.

Makna Surat Fussilat Ayat 38
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Jika mereka orang-orang kafir itu masih menyombongkan diri tidak mau mengikuti tuntunan ini janganlah kecewa. Sebab, Allah tidak memerlukan penyembahan dari siapa pun dan sudah ada malaikat yang tunduk dan patuh kepada Allah. Dengan ketundukan dan kepatuhan itu, maka mereka para malaikat yang di sisi Tuhanmu itu senantiasa bertasbih kepada-Nya pada malam dan siang hari, sedang mereka dalam bertasbih itu tidak pernah merasa jemu dan bosan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Kemudian Allah memperingatkan Nabi Muhammad bahwa jika orang-orang musyrik yang menyembah bintang-bintang itu bersikap angkuh dan tidak mengindahkan seruannya, biarkan saja mereka dengan kesesatan yang mereka lakukan itu. Allah tidak memerlukan mereka sedikit pun. Mereka beriman atau tidak beriman tidak ada artinya bagi Allah sedikit pun.

Allah melanjutkan peringatan-Nya bahwa para makhluk yang berada di sisi-Nya lebih baik dari orang-orang musyrik itu, tidak ada yang bersikap angkuh dan menyombongkan diri kepada-Nya. Mereka senantiasa bertasbih, salat siang dan malam, dan sedikit pun mereka tidak pernah merasa jemu.

Allah berfirman:

وَتَرَى الْمَلٰۤىِٕكَة َ حَاۤفِّيْنَ مِنْ حَوْلِ الْعَرْشِ يُسَبِّحُوْنَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْۚ وَقُضِيَ بَيْنَهُمْ بِالْحَقِّ وَقِيْلَ الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ࣖ ٧٥ (الزمر)

Dan engkau (Muhammad) akan melihat malaikat-malaikat melingkar di sekeliling ‘Arasy, bertasbih sambil memuji Tuhannya; lalu diberikan keputusan di antara mereka (hamba-hamba Allah) secara adil dan dikatakan, “Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.” (az-Zumar/39: 75)

Isi Kandungan Kosakata

1. Yas’amūn لَا يَسْئَمُوْنَ (Fuṣṣilat/41: 38)

Kata as-sa'am atau ( السآمة ) mempunyai arti bosan, jemu, kendor, tidak bersemangat. Seseorang yang terus menerus mengerjakan sesuatu bisa jadi akan merasa bosan dengan pekerjaannya. Ayat ini menceritakan bahwa malaikat akan terus menerus bertasbih kepada Allah tanpa kenal lelah, tanpa bosan, tidak pernah kendor, tapi terus bersemangat. Berbeda dengan manusia.

2. Ihtazzat wa Rabat اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ (Fuṣṣilat/41: 39)

Ihtazzat terambil dari kata “hazza” yaitu menggerak-gerakkan sesuatu secara keras (at-taḥrīk asy-syadīd). Sedangkan kata “rabat” terambil akar kata (ra-ba-huruf illat) bermuara pada arti berkembang, tumbuh, bertambah. Kata “rabwah” artinya anak bukit. Ayat ini bertutur tentang apa yang diakibatkan dari turunnya hujan ke bumi. Bumi akan bergerak gerak karena ada tunas-tunas tumbuhan yang akan keluar dari tanah dan terus berkembang, tumbuh menjadi tanam tanaman yang akan bermanfaat bagi makhluk hidup.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto