
- Fakta
- Biografi
- Penjelasan
- Komentar
- Lahir dengan nama Lewis Delaney Offield pada 1903 di Sedalia, Missouri, dan kemudian mengganti nama menjadi Jack Oakie.
- Mengalami deafness akibat scarlet fever dan ledakan di Wall Street, namun tetap sukses di panggung dan film.
- Pertama tampil di Broadway tahun 1923 dan beralih ke Hollywood saat era film bersuara, membintangi film seperti The Dummy dan Hit the Deck.
- Dikenal sebagai 'The World's Oldest Freshman' karena peran humor khas di film-film tahun 1930-an.
- Memerankan Benzino Napaloni di The Great Dictator (1940) yang mengantarkannya ke nominasi Oscar pertama dan satu-satunya.
- Aktif di radio dan televisi, serta tetap bekerja meskipun mengalami keterbatasan deafness hingga akhir hayatnya.
- Menikah dua kali, terakhir dengan Victoria Horne, dan meninggal karena aneurisma pada 1978, dimakamkan di Forest Lawn Memorial Park.
Jack Oakie, nama asli Lewis Delaney Offield, lahir di Sedalia, Missouri, pada 12 November 1903. Ia adalah anak dari pedagang gandum dan guru psikologi, yang kemudian pindah ke Muskogee, Oklahoma, dan kadang diasuh neneknya di Kansas City, Missouri. Di sana, ia mengumpulkan uang tambahan sebagai tukang surat kabar.
Setelah pindah ke New York, Jack bekerja sebagai kurir di Wall Street dan nyaris meninggal dunia saat terdampak ledakan di gedung Wall Street pada 16 September 1920. Ia tertarik dengan komedi dan mime, lalu mulai tampil di panggung amatir dan mengganti namanya menjadi Jack Oakie, gabungan dari karakter pertama yang ia mainkan dan nama gadis ibunya.
Pertama kali tampil profesional di Broadway tahun 1923 sebagai penyanyi latar di produksi George M. Cohan, Little Nellie Kelly. Ia lalu bermain dalam berbagai komedi dan musikal selama 1920-an, termasuk Sharlee, Innocent Eyes, dan Peggy-Ann. Ia juga tampil di film tanpa kredit pada era silent film tahun 1923-1924.
Seiring munculnya film bersuara, Jack pindah ke Los Angeles dan mulai membintangi film dengan suara pertama The Dummy tahun 1929. Ia mendukung bintang seperti Wallace Beery dan Dorothy Mackaill, dan akhirnya memilih untuk fokus di film, meninggalkan panggung Broadway.
Kariernya meroket dengan membintangi film komedi populer seperti Hit the Deck, Uptown New York, dan Let's Go Native. Ia juga dikenal sebagai "The World's Oldest Freshman" karena perannya yang bernuansa kampus di film seperti College Humor dan College Rhythm. Pada 1934, kontraknya berakhir dan ia menjadi freelancer sebelum bergabung dengan RKO pada 1936.
Seiring bertambahnya usia dan badan yang mulai membesar, Jack berperan dalam film musikal, petualangan, dan komedi. Beberapa film terkenalnya termasuk The Call of the Wild dan Iceland. Ia juga tampil di Eropa dan mengalami kemunduran karier setelah kembali ke Hollywood, hingga akhirnya di-boost kembali oleh Charles Chaplin melalui perannya di The Great Dictator tahun 1940.
Peran Benzino Napaloni sebagai diktator fiktif di film ini memberinya nominasi Oscar pertama dan satu-satunya, dalam kategori Supporting Actor. Ia juga tampil di radio dengan acara Jack Oakie's College, dan tetap aktif di layar dan televisi hingga awal 1970-an, termasuk acara seperti The Real McCoys dan Night Gallery.
Jack Oakie menikah dua kali. Perkawinannya dengan Venita Varden berakhir setelah istrinya meninggal dalam kecelakaan pesawat tahun 1948. Ia kemudian menikahi aktris Victoria Horne pada 1950, dan tinggal di Northridge hingga wafatnya pada 23 Januari 1978 karena aneurisma aorta, di usia 74 tahun. Ia dimakamkan di Forest Lawn Memorial Park, Los Angeles. Warisannya terus dikenang melalui yayasan beasiswa di USC.
- functionally deaf: Dalam istilah ini, menunjukkan bahwa Jack Oakie mengalami deafness yang mempengaruhi kemampuannya mendengar secara penuh, tetapi dia tetap mampu bekerja dengan bantuan lip reading dan getaran.
- triple take: Gaya komedi yang melibatkan tiga kali reaksi ekspresi wajah secara cepat dalam satu gestur, menjadi ciri khas dari Oakie dalam berkomedi.
- The Great Dictator: Film satire politik karya Charles Chaplin di mana Jack Oakie berperan sebagai Benzino Napaloni, menirukan Benito Mussolini, yang memperlihatkan kemampuan aktingnya di level internasional.
- The Jack Oakie and Victoria Horne Oakie Charitable Foundation: Yayasan yang didirikan sebagai warisan untuk mendukung beasiswa di bidang film dan seni, menunjukkan kontribusinya terhadap dunia pendidikan dan perfilman.
- afiliasi dengan Hollywood dan USC School of Cinematic Arts: Menyiratkan bahwa Jack Oakie tetap terkait erat dengan industri film dan pendidikan tinggi, menjadikannya figur penting dalam sejarah perfilman Amerika.











































