Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 82 - Surat Maryam (Maryam)
مريم
Ayat 82 / 98 •  Surat 19 / 114 •  Halaman 311 •  Quarter Hizb 31.75 •  Juz 16 •  Manzil 4 • Makkiyah

كَلَّا ۗسَيَكْفُرُوْنَ بِعِبَادَتِهِمْ وَيَكُوْنُوْنَ عَلَيْهِمْ ضِدًّا ࣖ

Kallā, sayakfurūna bi‘ibādatihim wa yakūnūna ‘alaihim ḍiddā(n).

Sama sekali tidak! Mereka (tuhan-tuhan itu) akan mengingkari penyembahan mereka (orang-orang kafir) terhadapnya dan menjadi musuh bagi mereka.

Makna Surat Maryam Ayat 82
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Apa yang orang kafir yakini sama sekali tidak benar! Harapan mereka akan sia-sia. Kelak berhala sesembahan mereka itu akan mengingkari penyembahan mereka terhadapnya, dan sesembahan itu akan menjadi musuh bagi mereka dan justru memohon agar orang kafir itu disiksa karena perilakunya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menolak paham yang salah itu terutama mengenai kemampuan berhala itu memberi pertolongan di akhirat. Berhala-berhala dan sembahan-sembahan itu sekali-kali tidak akan dapat menolong mereka bahkan mereka akan mengingkari di hadapan Allah bahwa mereka disembah oleh orang-orang musyrik itu sebagaimana disebutkan dalam firman Allah:

وَاِذَا رَاَ الَّذِيْنَ اَشْرَكُوْا شُرَكَاۤءَهُمْ قَالُوْا رَبَّنَا هٰٓؤُلَاۤءِ شُرَكَاۤؤُنَا الَّذِيْنَ كُنَّا نَدْعُوْا مِنْ دُوْنِكَۚ فَاَلْقَوْا اِلَيْهِمُ الْقَوْلَ اِنَّكُمْ لَكٰذِبُوْنَۚ ٨٦

Dan apabila orang yang mempersekutukan (Allah) melihat sekutu-sekutu mereka, mereka berkata, ”Ya Tuhan kami, mereka inilah sekutu-sekutu kami yang dahulu kami sembah selain Engkau.” Lalu sekutu mereka menyatakan kepada mereka, “Kamu benar-benar pendusta.” (an-Naḥl/16: 86)

Dan firman-Nya:

اِذْ تَبَرَّاَ الَّذِيْنَ اتُّبِعُوْا مِنَ الَّذِيْنَ اتَّبَعُوْا وَرَاَوُا الْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ الْاَسْبَابُ ١٦٦ وَقَالَ الَّذِيْنَ اتَّبَعُوْا لَوْ اَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَتَبَرَّاَ مِنْهُمْ ۗ كَمَا تَبَرَّءُوْا مِنَّا ۗ كَذٰلِكَ يُرِيْهِمُ اللّٰهُ اَعْمَالَهُمْ حَسَرٰتٍ عَلَيْهِمْ ۗ وَمَا هُمْ بِخٰرِجِيْنَ مِنَ النَّارِ ࣖ ١٦٧

(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti berlepas tangan dari orang-orang yang mengikuti, dan mereka melihat azab, dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus. Dan orang-orang yang mengikuti berkata, ”Sekiranya kami mendapat kesempatan (kembali ke dunia), tentu kami akan berlepas tangan dari mereka, sebagaimana mereka berlepas tangan dari kami.” Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatan mereka yang menjadi penyesalan mereka. Dan mereka tidak akan keluar dari api neraka. (al-Baqarah/2: 166-167)

Isi Kandungan Kosakata

Ta’uzzuhum Azzā تَؤُزُّهُمْ أَزًّا (Maryam/19: 83)

Ta’uzzuhum azzā artinya (setan-setan itu) mendorong mereka (orang-orang kafir) dengan sungguh-sungguh (untuk terus berbuat maksiat). Ta’uzzuhun dan azzā adalah satu akar kata, yaitu dari fi’il azza ya’uzzu azzan. Bentuk kalimat ta’uzzuhum azzā adalah bentuk kalimat yang mempergunakan maf’ul muṭlaq yaitu menggunakan masdar dari fi’il tersebut sebagai maf’ul. Maf’ul muṭlaq mengandung tiga arti, yaitu (1) Menunjukkan macam atau bentuk perbuatan, (2) Menunjukkan kuantitas atau berapa kali, dan (3) Menunjukkan kualitas atau intensitas pekerjaan tersebut, atau sebagai ta’kid. Pada ayat 83 surah Maryam ini menunjukkan arti yang ketiga, yaitu Allah mengirim setan-setan kepada orang-orang kafir untuk mendorong dengan sungguh-sungguh, secara intensif supaya mereka berbuat kejahatan. Dorongan para setan terhadap orang-orang kafir memang sangat efektif sehingga kejahatan orang-orang kafir semakin menjadi-jadi makin meningkat secara drastis baik kualitas maupun kuantitas.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto