Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 60 - Surat Maryam (Maryam)
مريم
Ayat 60 / 98 •  Surat 19 / 114 •  Halaman 309 •  Quarter Hizb 31.75 •  Juz 16 •  Manzil 4 • Makkiyah

اِلَّا مَنْ تَابَ وَاٰمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَاُولٰۤىِٕكَ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُوْنَ شَيْـًٔا ۙ

Illā man tāba wa āmana wa ‘amila ṣāliḥan fa ulā'ika yadkhulūnal-jannata wa lā yuẓlamūna syai'ā(n).

Kecuali orang yang bertobat, beriman, dan beramal saleh, mereka akan masuk surga dan tidak dizalimi sedikit pun.

Makna Surat Maryam Ayat 60
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Orang yang sesat dan berbuat maksiat akan mendapat balasan sesuai perbuatannya, kecuali orang yang bertobat dengan sepenuh hati dan tidak mengulangi keburukannya, sedang mereka beriman dan membuktikan keimanannya dengan mengerjakan kebajikan, maka mereka itu akan masuk surge sebagai balasan atas kebaikannya, dan mereka tidak dizalimi dan dirugikan sedikit pun.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa orang tersebut pada ayat 59 bila mereka bertobat dan kembali mengerjakan amal yang saleh maka Allah akan mengampuni dosa mereka dan akan dimasukkan ke dalam surga dan mereka tidak akan dirugikan sedikitpun. Demikianlah ketetapan Allah Yang Mahaadil, Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Meskipun seseorang telah berlarut-larut terjerumus ke dalam jurang kemaksiatan karena tertipu dan teperdaya dengan kelezatan duniawi yang fana, tetapi bila mereka insaf dan kembali ke jalan yang benar dan bertobat kepada Allah sebenar-benar tobat Allah akan menerima tobat mereka dengan ketentuan dan syarat-syarat yang diterangkan pada ayat-ayat lain.

Isi Kandungan Kosakata

Gayyā غَيًّا (Maryam/19:59)

غيّا artinya kesesatan, berasal dari fi’il غوى -يغوى -غيّا yang berarti sesat, gagal dan binasa. Dalam Al-Qur’an banyak peringatan diberikan kepada manusia untuk menghindari kesesatan dalam hidup. Dalam bentuk maṣdar yaitu الغىّ ada empat kali disebutkan, yaitu pada Surah al-Baqarah/2:256, Surah al-A‘rāf/7:146 dan 201, serta Surah Maryam/19:59. Dalam bentuk fi’il māḍī ada delapan kali dan dalain bentuk fi’il muḍāri’ disebutkan enam kali. Pada Surah Maryam ayat 59 ini Allah menerangkan adanya orang-orang yang setelah meninggalnya para nabi dan rasul, mereka lebih banyak mengikuti hawa nafsu mereka, maka akibatnya mereka hidup dalam kesesatan.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto