يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِيْنَ اِلَى الرَّحْمٰنِ وَفْدًا
Yauma naḥsyurul-muttaqīna ilar-raḥmāni wafdā(n).
(Ingatlah) suatu hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang bertakwa (menghadap) kepada (Allah) Yang Maha Pengasih sebagai rombongan yang terhormat
Balasan Allah pasti akan terjadi. Wahai manusia, ingatlah pada hari ketika kami bersama para malaikat mengumpulkan orang-orang yang bertkwa kepada Allah Yang Maha Pengasih dan membawa mereka ke tempat yang dijanjikan sebagai balasan atas ketaatan mereka. Kemudian Kami sambut mereka ibagaikan kafilah yang terhormat.
Pada hari itu Allah mengumpulkan orang-orang yang bertakwa untuk menghadap kehadirat-Nya sebagai rombongan yang dimuliakan karena iman dan amal mereka di dunia. Mereka dibawa dengan kendaraan yang bagus dan indah sebagai tamu yang dihormati. Ali bin Abi Ṭālib mengatakan bahwa rombongan itu bukanlah rombongan biasa yang berjalan kaki atau digiring tetapi dibawa dengan kendaraan yang belum pernah dilihat keindahannya oleh manusia, di atasnya ada tempat duduk dari emas dan tali lesnya bertahtakan permata zamrud sehingga sampailah mereka di muka pintu surga.
Ta’uzzuhum Azzā تَؤُزُّهُمْ أَزًّا (Maryam/19: 83)
Ta’uzzuhum azzā artinya (setan-setan itu) mendorong mereka (orang-orang kafir) dengan sungguh-sungguh (untuk terus berbuat maksiat). Ta’uzzuhun dan azzā adalah satu akar kata, yaitu dari fi’il azza ya’uzzu azzan. Bentuk kalimat ta’uzzuhum azzā adalah bentuk kalimat yang mempergunakan maf’ul muṭlaq yaitu menggunakan masdar dari fi’il tersebut sebagai maf’ul. Maf’ul muṭlaq mengandung tiga arti, yaitu (1) Menunjukkan macam atau bentuk perbuatan, (2) Menunjukkan kuantitas atau berapa kali, dan (3) Menunjukkan kualitas atau intensitas pekerjaan tersebut, atau sebagai ta’kid. Pada ayat 83 surah Maryam ini menunjukkan arti yang ketiga, yaitu Allah mengirim setan-setan kepada orang-orang kafir untuk mendorong dengan sungguh-sungguh, secara intensif supaya mereka berbuat kejahatan. Dorongan para setan terhadap orang-orang kafir memang sangat efektif sehingga kejahatan orang-orang kafir semakin menjadi-jadi makin meningkat secara drastis baik kualitas maupun kuantitas.
























