Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Al-Quran
Ayat 14 - Surat Qāf (Qaf)
قۤ
Ayat 14 / 45 •  Surat 50 / 114 •  Halaman 518 •  Quarter Hizb 52.5 •  Juz 26 •  Manzil 7 • Makkiyah

وَّاَصْحٰبُ الْاَيْكَةِ وَقَوْمُ تُبَّعٍۗ كُلٌّ كَذَّبَ الرُّسُلَ فَحَقَّ وَعِيْدِ

Wa aṣḥābul-aikati wa qaumu tubba‘(in), kullun każżabar-rusula faḥaqqa wa‘īd(i).

penduduk Aikah, dan kaum Tubba‘. Semuanya telah mendustakan rasul-rasul, maka berlakulah ancaman-Ku (atas mereka).

Makna Surat Qaf Ayat 14
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan (juga) penduduk Aikah, yaitu kaum Nabi Syu’aib, serta kaum Tubba’, yaitu penduduk negeri Yaman, juga dibinasakan Allah. Semua-nya telah mendustakan rasul-rasul maka berlakulah ancaman-Ku atas mereka.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah memberikan peringatan kepada orang-orang kafir Mekah dengan azab yang pedih seperti yang pernah ditimpakan kepada umat-umat yang dahulu, yang mendustakan para rasul yang diutus Allah sebelum Muhammad saw. Mereka mendapat berbagai azab dan malapetaka.

Kaum Nuh adalah umat yang pertama kali mendustakan nabi-Nya. Berdakwah selama 950 tahun tidak ada yang beriman kecuali delapan puluhan orang, akhirnya dibinasakan oleh Allah swt dengan banjir topan.

Kaum Rass, kaumnya Nabi Syuaib mereka menyiksa dan membunuh nabi-Nya dalam sumur, maka Allah menghancurkan mereka di sumur yang mereka mendirikan patung di sekelilingnya.

Kaum Samud kaumnya Nabi Saleh dihancurkan dengan gempa. Kaum ‘Ad kaumnya Nabi Hud dihancurkan dengan angin. Fir‘aun ditenggelamkan Allah dalam laut. Kaum Lut yang melakukan sodomi, negerinya dibalikkan. Penduduk Aikah, kaumnya Nabi Syuaib, juga dibinasakan oleh Allah.

Kaum Tubba‘ al-Ḥimyarī dari Yaman juga dibinasakan oleh Allah. Mereka semua mendustakan para rasul, maka layaklah mereka dihancurkan sebagaimana yang diancamkan oleh Allah kepada mereka.

Isi Kandungan Kosakata

Aṡḥābur-Rass أَصْحَابُ الرَّسِّ (Qāf/50: 12)

Secara kebahasaan kata aṡḥābur-rass terdiri dari dua kata, yaitu kata aṡḥāb dan kata ar-rass. Kata aṡḥāb merupakan bentuk plural (jama') dari kata ṡāhib yang berarti yang memiliki, yang berhak, yang mendiami. Sedang-kan kata al-rass adalah nama sebuah telaga yang sudah kering airnya. Kemu-dian dijadikan nama suatu kaum, yaitu kaum Rass. Mereka menyembah patung, lalu Allah mengutus Nabi Syuaib kepada mereka. Dalam konteks ayat ini, Allah menerangkan tentang penduduk yang mendiami sebuah telaga, atau dikenal dengan kaum Rass yang mengingkari para rasul. Ayat ini memberikan pelajaran yang dapat diambil dari umat-umat terdahulu yang menentang para nabi.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto