Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Al-Quran
Ayat 23 - Surat Ṣād (Ṣād )
صۤ
Ayat 23 / 88 •  Surat 38 / 114 •  Halaman 454 •  Quarter Hizb 46.25 •  Juz 23 •  Manzil 6 • Makkiyah

اِنَّ هٰذَآ اَخِيْ ۗ لَهٗ تِسْعٌ وَّتِسْعُوْنَ نَعْجَةً وَّلِيَ نَعْجَةٌ وَّاحِدَةٌ ۗفَقَالَ اَكْفِلْنِيْهَا وَعَزَّنِيْ فِى الْخِطَابِ

Inna hāżā akhī, lahū tis‘uw wa tis‘ūna na‘jataw wa liya na‘jatuw wāḥidah(tun), faqāla aqfilnīhā wa ‘azzanī fil-khiṭāb(i).

(Salah seorang berkata,) “Sesungguhnya ini saudaraku. Dia mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina, sedangkan aku mempunyai seekor saja. Lalu, dia berkata, ‘Biarkan aku yang memeliharanya! Dia mengalahkanku dalam perdebatan.’”

Makna Surat Sad Ayat 23
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Berusaha menjelaskan duduk perkara, salah satu dari kedua orang itu mengatakan, “Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor kambing betina saja, lalu dia berkata kepadaku sambil menuntut, ‘Serahkanlah kambing betinamu itu kepadaku!’ Dan dia mengalahkan aku karena aku tidak mempunyai dalih yang kuat dalam perdebatan itu.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini Allah menjelaskan apa yang mereka jadikan perkara itu. Salah satu pihak dari mereka menerangkan bahwa saudaranya mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing. Sedang ia sendiri mempunyai seekor kambing saja. Saudaranya menuntut agar menyerahkan kambing yang ia miliki. Karena saudaranya itu pandai memutarbalikkan fakta, sedang ia sendiri tidak mempunyai bukti-bukti yang kuat untuk menangkis, ia merasa dikalahkan dan harus menyerahkan kambing yang seekor itu kepada saudaranya. Itulah perkara yang mereka ajukan kepada Nabi Daud dengan maksud agar mendapat keputusan yang adil.

Isi Kandungan Kosakata

1. Ża al-Aid ذَا اْلاَيْدِ (Ṣād/38: 17)

Kata aid berasal dari kata āda yaīdu aidan yang berarti kekuatan baik secara fisik atau non fisik. At-Ta'yīd berarti menguatkan, dalam firman-Nya “Iż ayyadtuka bi rūḥ al-Quds. Pada ayat lain Allah berfirman: Wa as-samā’ banaināhā bi aidin. Rajul ayyid artinya lelaki yang sangat kuat. Iyād adalah sesuatu yang bisa menguatkan dan menjaga.

Pada ayat ini Allah menjelaskan tentang sifat salah satu nabi-Nya yaitu Daud. Nabi Daud dianugerahi Allah dengan kekuatan yang dimilikinya. Kekuatan di sini adalah kekuatan dalam menaati Allah dan kekuatan dalam memahami agama. Ketaatan kepada Allah dan pengetahuannya terhadap agama tergambar pada tindakannya yang selalu berjuang melaksanakan amanat, menyebarluaskan risalah tauhid tanpa menampakkan kelemahan sedikit pun. Beliau dikenal sebagai nabi yang kuat dalam beribadah, beliau senantiasa melaksanakan sehari berpuasa sehari berbuka, sehingga dikenal puasa selang sehari dengan puasa Nabi Daud. Beliau juga menggunakan sepertiga malam untuk salat Tahajud. Kekuatan ini juga diartikan dengan kekuatan secara fisik dan mental. Beliau tidak pernah lari bila bertemu musuh, ia diberikan mukjizat berupa kemampuan melunakkan besi (Saba'/34: 10-11). Ia juga memiliki kerajaan yang kuat, hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan permasalahan.

2. Na‘jah نَعْجَةٌ (Ṣād/38: 23)

Kata na‘jah memiliki arti kambing atau biri-biri betina, sapi liar atau kambing gunung, bentuk jamaknya adalah ni‘āj dan na‘ajāt. Bangsa Arab menyebut wanita dengan na‘jat dan syāt. Na‘ija ar-rajul artinya seseorang yang memakan daging kambing lalu merasa tidak enak perutnya. Imra‘at nā‘ijah artinya perempuan yang memiliki warna kulit putih mulus. An‘aja ar-rajul artinya orang itu menggemukkan kambingnya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto