Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Al-Quran
Ayat 81 - Surat Ṣād (Ṣād )
صۤ
Ayat 81 / 88 •  Surat 38 / 114 •  Halaman 457 •  Quarter Hizb 46.5 •  Juz 23 •  Manzil 6 • Makkiyah

اِلٰى يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُوْمِ

Ilā yaumil-waqtil-ma‘lūm(i).

sampai hari yang telah ditentukan waktunya (kiamat).”

Makna Surat Sad Ayat 81
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Aku akan memanjangkan umurmu dan menunda kematianmu sampai pada hari yang telah ditentukan waktunya, yaitu hari Kiamat.” Dengan penundaan ini Allah bermaksud memberi cobaan kepada hamba-Nya untuk menguji siapa yang menaati perintah Allah dan siapa yang mengikuti langkah Iblis.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah mengabulkan permohonan Iblis itu dengan membiarkannya hidup sampai waktu yang ditentukan, sebagaimana firman Allah:

قَالَ اَنْظِرْنِيْٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ ١٤ قَالَ اِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِيْن َ ١٥

(Iblis) menjawab, “Berilah aku penangguhan waktu, sampai hari mereka dibangkitkan.”(Allah) berfirman, “Benar, kamu termasuk yang diberi penangguhan waktu.” ( al-A‘rāf/7: 14-15)

Isi Kandungan Kosakata

1. Iblīs إِبْلِيْس (Ṣād/38: 74)

Kata iblīs jamaknya abālis dan abālisah diambil dari fi‘il ablasa yang berarti jahat, bersedih, bingung, dan putus asa. Asal katanya al-balas yang berarti orang yang jahat. Iblis diciptakan dari api dan berasal dari golongan jin, yakni makhluk halus yang tidak dapat ditangkap oleh indera biasa.

Iblis identik dengan setan, tetapi setan tidak hanya membangkang perintah Tuhan sebagaimana Iblis, tetapi juga sebagai penggoda manusia. Iblis sudah ada sebelum Nabi Adam diciptakan. Sedangkan setan adalah iblis dengan peran dan fungsi baru itu, hidup dalam kalangan manusia dan seusia dengan mereka. Dalam kisah-kisah penciptaan Adam disebutkan dalam Al-Qur’an adalah Iblis. Iblis tidak saja mengingkari perintah Allah dan tidak mau menghormati Adam, tetapi juga terlibat dalam perdebatan panjang dengan Allah. Akan tetapi, ketika Adam dan Hawa telah tergoda dengan memakan buah terlarang, maka yang menggoda mereka itu tidak lagi disebut Iblis, melainkan setan. Karena keangkuhan dan kedurhakaannya, Iblis dilaknat oleh Allah sampai hari kemudian.

2. Yaum al-Waqt al-Ma‘lūm يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُوْمِ (Ṣād/38: 81)

Kata-kata yaum al-waqt al-ma‘lūm artinya hari yang ditentukan, atau hari yang diketahui. Disebutkan dalam Surah Ṣād/38 ayat 81 sebagai jawaban Allah terhadap permohonan Iblis, agar ia diberi penangguhan, yakni dipanjangkan usianya ke satu waktu yang lama sampai waktu semua manusia dibangkitkan dari kubur, yakni hari Kiamat. Hari Kiamat adalah hari peniupan pertama sangkakala. Dinamakan hari yang maklum atau hari yang diketahui, karena hanya Allah-lah yang mengetahuinya, sebagaimana firman-Nya dalam banyak ayat Al-Qur’an. Iblis mengajukan permohonannya itu dengan tujuan memperoleh kesempatan untuk menggoda serta menjerumuskan manusia dan tentu saja ini hanya dapat dilakukannya sebelum manusia mengalami kematian.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto