Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 64 - Surat Yāsīn (Yasin)
يٰسۤ
Ayat 64 / 83 •  Surat 36 / 114 •  Halaman 444 •  Quarter Hizb 45.25 •  Juz 23 •  Manzil 5 • Makkiyah

اِصْلَوْهَا الْيَوْمَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُوْنَ

Iṣlauhal-yauma bimā kuntum takfurūn(a).

Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu mengingkarinya.

Makna Surat Yasin Ayat 64
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Allah berkata kepada orang-orang kafir, “Masuklah ke dalamnya dan rasakanlah pada hari ini panasnya api neraka karena dahulu kamu mengingkarinya.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Selanjutnya, Allah memerintahkan kepada mereka, “Hai orang-orang kafir, masuklah dan rasakanlah pada hari ini panasnya api neraka. Tetaplah di dalamnya sebagai balasan dari keingkaran dan perbuatan dosa yang telah kamu kerjakan dahulu.”

Dari ayat-ayat ini dipahami, seakan-akan Allah memperingatkan kepada orang-orang kafir yang sedang diazab itu bahwa mereka tidak perlu lagi menyesal, putus asa dan bersedih hati karena azab yang sedang mereka alami. Azab yang diberikan kepada mereka merupakan ketetapan Tuhan yang tidak mungkin diubah lagi. Kepada mereka sewaktu hidup di dunia telah disampaikan bermacam-macam peringatan dan bermacam-macam cobaan, tetapi mereka tetap ingkar. Oleh karena itu, rasakanlah dan terimalah azab yang sedang ditimpakan itu.

Isi Kandungan Kosakata

Jibillan Kaṡīran جِبِلًّا كَثِيْرًا (Yāsīn/36: 62)

Jibillan kaṡīran artinya bagian terbesar kelompok manusia. Dalam bahasa Arab ada empat kata yang hampir sama yang berarti kelompok atau kumpulan orang yang sangat banyak, yaitu jibillah-jublatu-jubulla-jib illa. Pada ayat 62 ini, Allah mengingatkan kita bahwa sungguh setan itu telah menyesatkan bagian terbesar kelompok manusia, maka apakah kamu tidak berfikir dan menggunakan akalmu? Iblis dan juga keturunannya yaitu setan-setan memang telah bersumpah akan berbuat sekuat tenaga untuk menggoda dan mempengaruhi manusia supaya sesat dari jalan yang benar (al-A‘rāf/7: 15). Dengan berbagai cara dan jalan manusia akan selalu digoda dan diiming-imingi supaya tertarik dan memandang indah berbagai perbuatan maksiat, yang akhirnya mereka semua dapat disesatkan oleh ajakan dan rayuan iblis dan setan. Pada kenyataannya memang sebagian besar manusia dapat terpengaruh dan tergoda oleh setan sampai akhirnya mereka mau mengikuti jalan sesat yang telah dihiasi dengan berbagai keindahan oleh setan. Yang tidak tergoda dan tidak terpengaruh hanyalah hamba-hamba Allah yang beriman dan beribadah dengan ikhlas (al-Ḥijr/15: 39-40).

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto