Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 29 - Surat Yūnus (Yunus)
يونس
Ayat 29 / 109 •  Surat 10 / 114 •  Halaman 212 •  Quarter Hizb 22 •  Juz 11 •  Manzil 3 • Makkiyah

فَكَفٰى بِاللّٰهِ شَهِيْدًاۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اِنْ كُنَّا عَنْ عِبَادَتِكُمْ لَغٰفِلِيْنَ

Fa kafā billāhi syahīdam bainanā wa bainakum in kunnā ‘an ‘ibādatikum lagāfilīn(a).

Maka, cukuplah Allah menjadi saksi antara kami dengan kamu, bahwa sesungguhnya kami tidak tahu-menahu tentang penyembahan kamu (kepada kami).”

Makna Surat Yunus Ayat 29
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Lebih lanjut sembahan mereka mengatakan, karena hakikatnya kamu menyembah hawa nafsu kamu, maka cukuplah Allah menjadi saksi antara kami dengan kamu, sebab kami tidak tahu-menahu tentang penyembahan kamu kepada kami, karena kami hanyalah makhluk ciptaan Allah, yang tidak bisa mendatangkan manfaat atau menolak madarat.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, Allah menjelaskan bahwa berhala-berhala itu memberi pernyataan, sedangkan Allah cukup menjadi saksi antara berhala-berhala dengan penyembah-penyembahnya. Pada saat itulah berhala-berhala itu berlepas diri dari mereka dan mengatakan tidak tahu menahu akan perbuatan mereka. Pada prinsipnya mereka yang menyekutukan Allah itu akan disiksa, karena mereka telah melakukan kesalahan besar. Mereka telah menyembah sesuatu yang tidak berhak disembah padahal mereka mengerti bahwa mereka dan berhala-berhala yang mereka sembah itu diciptakan Allah. Maka seharusnya Allah-lah yang patut disembah, karena Dia Zat yang mempunyai kekuasaan tertinggi terhadap seluruh makhluk-Nya dan Dia berkuasa pula untuk mendatangkan manfaat dan kemudaratan apabila Dia menghendaki.

Isi Kandungan Kosakata

1. Fazayyalnā فَزَيَّلْنَا (Yūnus/10: 28)

Kata ini berasal dari ( ز – ي – ل ) yang menunjukkan arti menjauhnya sesuatu dari tempatnya. Zawal asy-syams adalah suatu keadaan tergelincirnya matahari ke arah barat. Bisa jadi kata ini terambil dari kata zayal yang arti materialnya adalah jauhnya antara dua paha. Dari kedua pengertian ini muncul arti “memisahkan”.

2. Aslafa t أَسْلَفَتْ (Yūnus/10: 30)

Kata kerja atau verba masa lalu, aslafat dari kata dasar, masdar salafa, sulüfan, salfan, segala yang sudah lalu; aslafat al-mar’atu, “sudah melampaui usia setengah baya, empat puluh lima tahun ke atas”; “aslafa mãlan;” meminjamkan uang. Dalam ayat ini hampir sama artinya dengan qaddama, qaddamat (al-Baqarah/2: 95); “dari apa yang sudah dikerjakannya dahulu.”

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto