Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 91 - Surat Yūnus (Yunus)
يونس
Ayat 91 / 109 •  Surat 10 / 114 •  Halaman 219 •  Quarter Hizb 22.75 •  Juz 11 •  Manzil 3 • Makkiyah

اٰۤلْـٰٔنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنْتَ مِنَ الْمُفْسِدِيْنَ

Āl'āna wa qad ‘aṣaita qablu wa kunta minal-mufsidīn(a).

Apakah (baru) sekarang (kamu beriman), padahal sungguh kamu telah durhaka sejak dahulu dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan?

Makna Surat Yunus Ayat 91
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Mendengar pernyataan Fir'aun bahwa dia beriman dan menyerahkan diri ketika ajal akan menghampirinya, lalu dijawab dalam ayat ini dengan pernyataan keras, Mengapa baru sekarang kamu beriman, padahal sesungguhnya engkau telah durhaka sejak dahulu, ketika Nabi Musa mengajakmu beriman kepada Allah, dan engkau termasuk orang yang berbuat kerusakan di muka bumi dengan kezaliman dan kekufuran, bahkan mengaku sebagai tuhan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini Allah menceritakan keadaan Fir‘aun ketika dalam keputus-asaan menyatakan imannya, dikatakan kepadanya bahwa tidaklah pantas dia mengatakan iman dan Islam pada saat demikian itu karena pernyataan itu hanyalah untuk menghindari kematian dan mencari keselamatan dari bencana dan sesudah dia diliputi keputus-asaan. Padahal pada masa sebelumnya dia mengingkari Allah bahkan mengaku dirinya Tuhan sehingga berlaku sewenang-wenang terhadap sesama manusia serta berbuat aniaya di atas bumi. Maka pernyataan iman dan Islam demikian itu tidak diterima karena tidak lahir dari ketulusan, tetapi lahir dari keputus-asaan.

Isi Kandungan Kosakata

Nunajjīka adalah fi’il muḍāri, masdarnya an-najah artinya terpisah dari sesuatu. Masdar an-najah atau annajwah bisa berarti tempat yang tinggi yang terpisah dari daerah sekitarnya karena ketinggiannya. Kata an-najah berarti selamat karena banjir tidak bisa menjangkaunya karena ketinggiannya. Kata nunajji pada ayat ini yang berarti Allah menyelamatkan Fir‘aun, bukan selamat pada arti hakiki tetapi pada makna yang bisa berarti mengejek karena arti sesungguhnya dari menyelamatkan seseorang dari banjir adalah menyelamatkan nyawa dan tubuhnya, tapi Fir‘aun hanya tubuhnya saja yang diselamatkan. Tujuannya menurut Imam Sya’rawi adalah agar orang-orang Yahudi yakin bahwa Fir‘aun bukan tuhan tetapi manusia biasa yang bisa mati. Kata nunajji hanya disebutkan satu kali dalam Surah Yūnus/10: 92.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto