Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 21 - Surat ‘Abasa (Berwajah Masam)
عبس
Ayat 21 / 42 •  Surat 80 / 114 •  Halaman 585 •  Quarter Hizb 59.25 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

ثُمَّ اَمَاتَهٗ فَاَقْبَرَهٗۙ

Ṡumma amātahū fa aqbarah(ū).

Kemudian, Dia mematikannya lalu menguburkannya.

Makna Surat ‘Abasa Ayat 21
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Kemudian setelah manusia menuntaskan hidupnya di dunia, Dia mematikannya dengan mencabut rohnya dan menguburkannya untuk menjalani kehidupan baru di alam barzakh. Manusia tidak bisa menolak kematian; sebagaiamana dia diciptakan dari tanah, dia akan kembali ke tanah.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam dua ayat ini dijelaskan bahwa dalam tahap terakhir (penghabisan), Allah mematikan dan memasukkan manusia ke dalam kubur. Sampai saatnya nanti pada hari Kiamat, Allah membangkitkannya kembali dari kubur-kubur mereka. Firman Allah menjelaskan:

مِنْهَا خَلَقْنٰكُمْ وَفِيْهَا نُعِيْدُكُمْ وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً اُخْرٰى ٥٥

Darinya (tanah) itulah Kami menciptakan kamu dan kepadanyalah Kami akan mengembalikan kamu dan dari sanalah Kami akan mengeluarkan kamu pada waktu yang lain. (Ṭāhā/20: 55).

Isi Kandungan Kosakata

Safarah سَفَرَةٍ (‘Abasa/80: 15)

Safarah adalah bentuk jamak dari sāfir yaitu isim fā’il atau orang yang melakukan pekerjaan tersebut, berasal dari fi‘il safara-yasfuru-sufūran wa safran artinya bepergian, menyapu, menulis. Ayat 15 surah ini yang berbunyi: bi aidī safarah (pada tangan-tangan para penulis, atau di tangan-tangan para utusan yaitu malaikat). Rangkaian ayat-ayat ini sedang menggambarkan tentang Al-Qur’an yang berfungsi sebagai hidayah atau petunjuk dan pelajaran dari Allah bagi semua manusia. Al-Qur’an sebagai salah satu dari kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para nabi, sangat mulia dan tinggi ajaran dan ilmunya, suci dari segala macam bentuk kesalahan dan pengaruh buruk dari setan, diturunkan dengan perantaraan para penulis atau utusan yaitu malaikat. Sebelum diturunkan kepada Nabi Muhammad, Al-Qur’an tersimpan pada Lauḥ Maḥfūẓ artinya pada lembaran yang terjaga. Para malaikat adalah makhluk yang mulia dan senantiasa tunduk dan patuh kepada Allah, tidak pernah membangkang terhadap perintah-Nya, dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan, demikian disebutkan dalam Surah at-Taḥrīm/66: 6).

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto