
Dirty Deeds Done Dirt Cheap adalah album studio ketiga dari band rock legendaris asal Australia, AC/DC, yang dirilis pada 20 September 1976. Dikenal dengan gaya musiknya yang khas dan lirik yang provokatif, album ini berhasil meraih tempat di hati para penggemar rock di seluruh dunia. Dengan genre yang meliputi rock, hard rock, classic rock, dan rock and roll, album ini merupakan salah satu karya yang menunjukkan identitas awal AC/DC.
Album ini dirilis di bawah label Columbia dan terdiri dari sembilan lagu yang mencerminkan semangat, gaya hidup, dan pandangan yang unik tentang cinta, kebebasan, dan tantangan hidup. Berikut adalah analisis singkat mengenai setiap track dalam album ini:
- 1. Dirty Deeds Done Dirt Cheap
Lagu pembuka ini menggambarkan solusi ekstrem untuk masalah-masalah pribadi dan emosional. Penulisannya mencerminkan humor gelap dan sikap nakal, terutama dalam konteks cinta dan persahabatan. - 2. Love at First Feel
Menceritakan pengalaman cinta yang tiba-tiba dan penuh gairah, lagu ini mengeksplorasi ketegangan antara keinginan dan norma sosial yang ada, serta menciptakan momen intens saat menjalani cinta yang dianggap terlarang. - 3. Big Balls
Mengisahkan kemewahan dan kesenangan dalam dunia sosial glamor, lagu ini menggunakan metafora untuk menjelajahi tema keberanian dan kesenangan saat menghadiri pesta-pesta. - 4. Rocker
Lagu ini merayakan semangat seorang rocker yang percaya diri dan energik. Ia menyampaikan kebanggaan dalam penampilan dan mencerminkan kebebasan serta cinta terhadap musik. - 5. Problem Child
Menceritakan sosok yang bermasalah dan pemberontak, ia ingin bebas tanpa peduli pada norma sosial, menunjukkan ketidakpuasan terhadap lingkungan sekitarnya. - 6. There's Gonna Be Some Rockin'
Menggambarkan kebersamaan di konser musik rock, lagu ini merayakan semangat dan kesenangan yang tercipta di antara penonton dan musisi. - 7. Ain't No Fun (Waiting Round to Be a Millionaire)
Lagu ini menggambarkan perjalanan seorang musisi yang berjuang dan berambisi, menyadari bahwa menunggu kesuksesan itu tidak menyenangkan dan pentingnya kerja keras. - 8. Ride On
Menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang merasa kesepian, namun tetap berusaha untuk melanjutkan hidup dengan harapan untuk penebusan. - 9. Squealer
Menceritakan tentang pengalaman cinta dan gairah bagi seorang wanita, tema eksplorasi dan penemuan dalam hubungan intim menjadi fokus utama lagu ini.
Secara keseluruhan, Dirty Deeds Done Dirt Cheap tidak hanya menampilkan kualitas musik yang tinggi, tetapi juga memberikan pandangan dan refleksi tentang berbagai aspek kehidupan. Melalui lirik yang tajam dan energik, AC/DC berhasil menciptakan karya yang dapat dinikmati oleh para penggemar rock di berbagai generasi. Album ini tetap menjadi salah satu yang ikonik dalam sejarah musik rock dan merupakan bukti kekuatan serta daya tarik dari AC/DC sebagai band rock terkemuka.







































