وَاِسْمٰعِيْلَ وَالْيَسَعَ وَيُوْنُسَ وَلُوْطًاۗ وَكُلًّا فَضَّلْنَا عَلَى الْعٰلَمِيْنَۙ
Wa ismā‘īla wal-yasa‘a wa yūnusa wa lūṭā(n), wa kullan faḍḍalnā ‘alal-‘ālamīn(a).
(Begitu juga kepada) Ismail, Ilyasa’, Yunus, dan Lut. Tiap-tiap mereka Kami lebihkan daripada (umat) seluruh alam (pada masanya).
Dan demikian juga Ismail putra Ibrahim bersama Hajar yang dikenal sangat tabah, juga Alyasa’ yang sangat santun dalam membimbing kaumnya, Yunus yang mendapat cobaan tinggal di perut ikan, dan Lut yang merupakan anak saudara Nabi Ibrahim. Masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas umat lain pada masanya. Ayat ini menyebut 18 dari 25 nabi yang wajib diimani kenabian mereka. Tujuh sisanya disebut pada ayat lain, yaitu Nabi Adam, Nabi Idris, Nabi Hud, Nabi Syuaib, Nabi Saleh, Nabi Zulkifli, dan Nabi Muhammad.
Allah menyebutkan kembali keturunan Nabi Ibrahim yang diberi hidayah dan kenabian, yaitu Ismail, Ilyasa’, Yunus dan Luṭ. Mereka bukan hanya terkenal karena kekuasaannya ataupun karena kezuhudannya, tetapi mereka ini mempunyai kelebihan daripada kaumnya lantaran karunia yang diberikan oleh Allah. Mereka membela tauhid dan memberantas kemusyrikan serta berakhlak mulia sehingga patut dicontoh oleh manusia.
Di antara mereka ada yang diutus dalam satu masa, seperti Nabi Luṭ, semasa dengan Nabi Ibrahim dan Ismail semasa dengan Ishak. Mereka sama-sama memiliki keutamaan, meskipun pada hakikatnya keutamaan yang dimiliki masing-masing berbeda-beda.
Ijtabainā اِجْتَبَيْنَا(a l-An‘ām/6: 87)
Artinya Kami memilih mereka. Akar katanya adalah (ج- ب- ي) yang berarti mengumpulkan atau menghimpun sesuatu dengan jalan memilih. Ungkapan jabaitu al-ma’ fil ḥauḍi artinya aku mengumpulkan air kedalam kolam. Jabiyah adalah kolam yang menghimpun air tersebut. Arti pemilihan Allah terhadap hamba-hambanya yaitu Allah mengkhususkan mereka dengan curahan rahasia ketuhanan atas mereka yang dengan itu mereka mendapatkan berbagai kenikmatan tanpa adanya usaha dari mereka, sebagaimana yang dilakukan terhadap para nabi, begitu juga syuhada dan salihin.










































