Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 5 - Surat Al-An‘ām (Binatang Ternak)
الانعام
Ayat 5 / 165 •  Surat 6 / 114 •  Halaman 128 •  Quarter Hizb 13.5 •  Juz 7 •  Manzil 2 • Makkiyah

فَقَدْ كَذَّبُوْا بِالْحَقِّ لَمَّا جَاۤءَهُمْۗ فَسَوْفَ يَأْتِيْهِمْ اَنْۢبـٰۤؤُا مَا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ

Faqad każżabū bil-ḥaqqi lammā jā'ahum fa saufa ya'tīhim ambā'u mā kānū bihī yastahzi'ūn(a).

Sungguh, mereka telah mendustakan kebenaran (Al-Qur’an) ketika sampai kepada mereka. Maka, kelak akan sampai kepada mereka berita-berita (tentang kebenaran) sesuatu yang selalu mereka perolok-olokkan.

Makna Surat Al-An‘am Ayat 5
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Selain menolak tanda-tanda kekuasaan Allah, orang-orang kafir selalu juga menutup diri, menolak, dan mendustakan kebenaran AlQur'an. Sungguh, mereka, orang-orang kafir dan munafik, telah mendustakan kebenaran Al-Qur'an yang menjelaskan tentang kerasulan Nabi Muhammad, kehidupan setelah mati, surga, dan neraka, ketika ayat-ayat Al-Qur'an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad itu sampai kepada mereka. Maka kelak di akhirat, akan sampai kepada mereka, orang-orang kafir yang mendustakan kehidupan di akhirat itu, berita-berita yang benar-benar nyata yang selama ini selalu mereka perolok-olokkan di dunia.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah menerangkan bahwa sebab orang-orang musyrik selalu berpaling dari ayat-ayat Allah, karena mereka telah mendustakan yang hak ketika yang hak tersebut datang kepada mereka. Kejahatan mereka ini sebagai akibat mereka menutup jalan untuk memperoleh ilmu pengetahuan.

Yang dimaksudkan dengan “yang hak” ialah agama Allah yang dibawa Nabi Muhammad, yang mengandung kaidah-kaidah agama, hukum-hukum syariat, ibadah, muamalat, haram dan halal, akhlak dan lain sebagainya, yang kesemuanya itu dijelaskan dalam Al-Qur’an. Mereka mendustakan agama berarti mendustakan Al-Qur’an sebagai dasar agama. Jika mereka memahami Al-Qur’an dan merenungkannya tentu mereka tidak mendustakan ajaran-ajaran agama itu.

Allah menegaskan kelak akan terbukti bagi mereka kebenaran berita-berita yang selalu mereka ejek di dunia. Suatu ketika mereka mengalami kehinaan di dunia ini, dan kebinasaan di akhirat akibat kedustaan mereka kepada agama. Sebaliknya mereka menyaksikan kemenangan kaum Muslimin. Peringatan Allah kepada mereka, sebelumnya dianggap angin lalu. Demikian pula terhadap janji Allah untuk kemenangan kaum Muslimin, yang ternyata kemudian berita-berita itu terbukti, antara lain dengan datangnya musim kering yang menimpa mereka, dan hancurnya kaum musyrik pada Perang Badar dan perang-perang yang lain, serta kemenangan kaum Muslimin dengan pembebasan kota Mekah (Fatḥ Makkah).

Dalam Al-Qur’an berulang kali diceritakan ejekan-ejekan kaum musyrik terhadap para nabi dan agama Allah, ejekan ini bertingkat-tingkat. Pertama, mereka tidak memperdulikan ayat-ayat Allah dan tanda-tanda alami serta tidak mau merenungkannya. Kedua, mereka mendustakannya. Sikap kedua ini melebihi tingkatan pertama, karena orang-orang yang bersikap acuh belum tentu mendustakan. Ketiga, mereka memperolokkannya. Orang yang mendustakan belum tentu dia sampai pada sikap memperolokkan. Sikap memperolokkan ini sudah mencapai puncak keingkaran. Orang-orang kafir menjalani ketiga tingkatan tersebut.

Isi Kandungan Kosakata

1. Qarn قَرْن (al-An‘ām/6: 6)

Qarn secara etimologi berarti berkumpulnya dua macam/hal atau lebih dalam hal tertentu. Dari sini lalu muncul arti generasi, atau sekumpulan dari manusia (ummah minan-nās), karena mereka hidup bersamaan dalam satu masa. Tentang jangka waktunya, ada yang mengatakan 40 tahun, 60 tahun, 80 tahun, 100 tahun, 120 tahun. Yang masyhur adalah 100 tahun.

2. Makkannāhum مَكَّنَّاهُمْ(a l-An‘ām/6: 6)

Akar katanya (م- ك- ن) yang berarti tempat untuk mewadahi sesuatu. Dari pengertian ini lalu muncul arti tetap, kokoh, teguh, kuat dan lain sebagainya. Kata makkannā bisa diartikan Kami memberikan tempat, peran, pengaruh, kedudukan kepada mereka.

3. Midrār مِدْرَار (al-An‘ām/6: 6)

Asalnya dari Ad-Darr yaitu air susu yang melimpah. Jika dikaitkan dengan hujan berarti hujan yang lebat, atau terus menerus.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto