Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 70 - Surat Al-Anbiyā' (Para Nabi)
الانبياۤء
Ayat 70 / 112 •  Surat 21 / 114 •  Halaman 327 •  Quarter Hizb 33.5 •  Juz 17 •  Manzil 4 • Makkiyah

وَاَرَادُوْا بِهٖ كَيْدًا فَجَعَلْنٰهُمُ الْاَخْسَرِيْنَ ۚ

Wa arādū bihī kaidan fa ja‘alnāhumul-akhsarīn(a).

Mereka hendak berbuat jahat terhadap Ibrahim, tetapi Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling rugi.

Makna Surat Al-Anbiya' Ayat 70
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Raja Namrud dan seluruh rakyat Babilonia, Mesopotamia Timur, mengumpulkan kayu bakar dan membakar Ibrahim hidup-hidup karena mereka hendak berbuat jahat terhadap Ibrahim. Ini disebabkankeberanian Ibrahim menghancurkan patung dan menyadarkan mereka bahwa menyembah patung itu sesat. Ketahuilah, maka Kami, menjadikan mereka itu orang-orang yang paling rugi, baik di dunia karena tidak bisa berpikir jernih, mengikuti akal sehat dan nurani, maupun di akhirat karena mendapatkan murka Allah dan kekal di dalam neraka.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah menegaskan dalam ayat ini bahwa makar yang dilaksanakan kaum musyrik terhadap para nabi untuk membinasakannya, telah menimbulkan akibat yang sebaliknya, yaitu menyebabkan mereka itu menjadi orang-orang yang paling merugi.

Dengan ucapan dan perbuatan itu, mareka ingin memadamkan cahaya kebenaran yang disampaikan Ibrahim, dengan cara menyalakan api unggun untuk membinasakannya. Tetapi akhirnya api yang mereka nyalakan itulah yang padam tanpa menimbulkan bekas apa pun terhadap Ibrahim a.s., berkat perlindungan Allah Yang Mahakuasa. Hal ini menunjukkan dengan jelas batilnya kepercayaan yang mereka anut, dan jahatnya cara yang mereka tempuh untuk mencapai kemenangan. Sebaliknya Ibrahim berada pada pihak yang benar, karena ia menyampaikan patunjuk Allah untuk membasmi kebatilan dan kezaliman.

Isi Kandungan Kosakata

Nukisū نُكِسُوْا (al-Anbiyā’/21: 65)

Lafal nukisū secara bahasa berarti membalik dari atas ke bawah, yakni menjadikan kepala di bawah dan kaki di atas. Kata tersebut digunakan juga untuk menggambarkan kelahiran anak yang kakinya lebih dahulu keluar sebelum kepalanya. Ayat menjelaskan bahwa mereka sebelumnya tegak dan garang dalam menghadapi Nabi Ibrahim, namun berbalik menjadi tunduk dan lesu, karena apa yang dikatakan oleh Nabi Ibrahim adalah benar sesuai dengan kata hatinya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto