Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 71 - Surat Al-Anbiyā' (Para Nabi)
الانبياۤء
Ayat 71 / 112 •  Surat 21 / 114 •  Halaman 327 •  Quarter Hizb 33.5 •  Juz 17 •  Manzil 4 • Makkiyah

وَنَجَّيْنٰهُ وَلُوْطًا اِلَى الْاَرْضِ الَّتِيْ بٰرَكْناَ فِيْهَا لِلْعٰلَمِيْنَ

Wa najjaināhu wa lūṭan ilal-arḍil-latī bāraknā fīhā lil-‘ālamīn(a).

Kami menyelamatkannya (Ibrahim) dan Lut ke tanah (Syam) yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam.

Makna Surat Al-Anbiya' Ayat 71
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan Kami telah menyelamatkan dia, Ibrahim, dari kejahatan warga Kota Ur yang membakarnya hidup-hidup. Lalu dia hijrah ke Harran, kemudian ke Palestina. Dan Kami juga telah menyelamatkan Lut dari bencana alam yang menimpa Kota Sodom dan Gomorah. Keduanya, Ibrahim dan Luth, pergi ke Palestina, sebuah negeri yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam. Palestina adalah tanah kelahiran para nabi, kelahiran Nabi Ismail yang merupakan leluhur Nabi Muhammad, dan Nabi Ishak yang merupakan leluhur Bani Israil. Yerusalem, kota penting di Palestina, menjadi kota suci tiga agama, Yahudi, Nasrani dan Islam; dan tempat Rasulullah mikraj.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa Allah melengkapi rahmat-Nya kepada Ibrahim. Allah telah menyelamatkannya dari kobaran api. Dalam sejarah diterangkan bahwa Allah telah menyelamatkannya dari kejahatan penduduk kota Ur di Mesopotamia Selatan, yaitu negeri asalnya, lalu ia hijrah ke negeri Harran, kemudian ke Palestina di daerah Syam.

Dalam ayat ini disebutkan bahwa negeri Syam adalah negeri yang telah diberi Allah keberkahan yang banyak untuk semua manusia. Sehingga negeri tersebut amat subur, banyak air dan tumbuh-tumbuhannya, sehingga memberikan banyak manfaat bagi penduduknya. Selain itu, negeri tersebut juga merupakan tempat lahir para nabi yang membawa sinar petunjuk bagi umat manusia. Baitul Makdis yang terletak di Palestina juga termasuk daerah Syam, dan kiblat pertama bagi umat Islam.

Dalam ayat ini diterangkan bahwa Nabi Lut juga berhijrah bersama ke negeri Syam itu. Menurut keterangan sejarah Nabi Lut adalah anak saudara lelaki Ibrahim a.s.

Isi Kandungan Kosakata

Nāfilah نَافِلَة (al-Anbiyā’/21: 72)

Secara bahasa nāfilah berasal dari kata kerja nafala-yanfulu yang mempunyai beberapa makna, yaitu memberikan tambahan, memberikan harta rampasan perang. Sedangkan nāfilah dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang tidak diwajibkan untuk mengerjakannya (sunnah), cucu, harta rampasan perang, atau pemberian yang berlebih (tambahan). Dalam ayat ini, kata nāfilah dapat mencakup beberapa arti yang telah disebutkan, yaitu bahwa kata tersebut (nāfilah) secara gramatika bahasa berfungsi menjelaskan kata sebelumnya, yaitu Yakub. Dengan demikian, nāfilah berarti cucu, yakni cucu dari Nabi Ibrahim dari anaknya Ishak a.s. Selain itu, kata ini dapat pula diartikan sebagai tambahan dari keturunan Ibrahim a.s., selain Ishak dan Ismail.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto