Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 18 - Surat Al-Anbiyā' (Para Nabi)
الانبياۤء
Ayat 18 / 112 •  Surat 21 / 114 •  Halaman 323 •  Quarter Hizb 33 •  Juz 17 •  Manzil 4 • Makkiyah

بَلْ نَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَى الْبَاطِلِ فَيَدْمَغُهٗ فَاِذَا هُوَ زَاهِقٌۗ وَلَكُمُ الْوَيْلُ مِمَّا تَصِفُوْنَ

Bal naqżifu bil-ḥaqqi ‘alal-bāṭili fa yadmaguhū fa iżā huwa zāhiq(un), wa lakumul-wailu mimmā taṣifūn(a).

Sebaliknya, Kami melemparkan yang hak (kebenaran) kepada yang batil (tidak benar) lalu (yang hak) itu menghancurkannya. Maka, seketika itu ia (yang batil) lenyap. Celakalah kamu karena kamu menyifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak pantas bagi-Nya).490)

Makna Surat Al-Anbiya' Ayat 18
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Sebenarnya Kami, dengan mengutus nabi dan rasul, serta menurunkan wahyu, Al-Qur’an, hendak melemparkan dan melenyapkan ajaran yang batil dengan menampilkan ajaran yang hak, kebenaran di tengah-tengah manusia; lalu yang hak itu menghancurkannya, ajaran yang batil. Jika manusia beriman kepada Allah, nabi dan rasul, serta memegang teguh ajaran Allah dan mengamalkannya secara murni dan konsekuen, maka seketika itu ajaran yang batil itu akan lenyap. Dan celaka kamu, wahai orang-orang kafir, karena kamu menyifati Allah dengan sifat-sifat yang tidak pantas bagi-Nya, terutama dengan menuduh Allah memiliki istri dan anak.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini Allah menegaskan bahwa Dia menghancurkan kebatilan dengan kebenaran, sehingga kebenaran itu menghancurkan kebatilan tersebut, sampai lenyap sama sekali. Yang dimaksud dengan kebatilan di sini ialah sifat-sifat dan perbuatan yang sia-sia dan tidak berguna, termasuk sifat main-main dan berolok-olok. Sedang yang dimaksud dengan kebenaran di sini, ialah sifat-sifat dan perbuatan yang bersungguh-sungguh dan bermanfaat.

Pada akhir ayat ini Allah memberikan peringatan keras kepada kaum kafir, bahwa azab dan malapetaka disediakan untuk mereka, karena mereka telah menghubungkan sifat-sifat yang jelek kepada Allah yaitu sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya, misalnya bermain-main dalam menciptakan makhluk-Nya, Allah mempunyai anak, istri, dan lain-lainnya.

Isi Kandungan Kosakata

1. Fayadmaguhū فَيَدْمَغُهُ (al-Anbiyā’/21:18)

Lafal di atas terambil dari kata damaga - yadmagu yang berarti melukai atau menghancurkan sampai tembus ke otaknya sampai bisa menghilangkan nyawa seseorang. Lafal ini juga digunakan untuk pengungkapan hujjah yang bisa membatalkan. Diartikan juga dengan bagian yang muncul dari pohon kurma, jika tidak dipotong maka akan merusak kurma tersebut. Dāmigah adalah cap atau tanda dengan besi yang membara yang digunakan untuk memberikan tanda harga. Semuanya ini merupakan bentuk kinayah dari lafal damaga yang arti dasarnya adalah menghancurkan. Maksud ayat ini adalah Allah akan menjadikan yang haq (benar) menghancurkan yang batil sehingga yang batil tersebut akan lenyap tidak berbekas. Ini menandakan bahwa sesuatu yang benar tidak akan bisa dikalahkan dengan yang batil.

2. Zāhiq زَاهِقْ (al-Anbiyā’/21:18)

Lafal zāhiq merupakan isim fa’il dari kata zahaqa yazhaqu yang berarti hilang atau lenyap. Zahaqa ruh artinya ruhnya telah hilang alias meninggal dunia. Lafal zahaqa mengandung makna kecepatan dalam gerakan dalam menghancurkan sesuatu. Maksud ayat ini, seperti dijelaskan sebelumnya bahwa yang haq akan senantiasa menghancurkan yang batil sehingga kebatilan akan lenyap dengan sendirinya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto