Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 7 - Surat Al-‘Ankabūt (Laba-Laba)
العنكبوت
Ayat 7 / 69 •  Surat 29 / 114 •  Halaman 397 •  Quarter Hizb 40.5 •  Juz 20 •  Manzil 5 • Makkiyah

وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ اَحْسَنَ الَّذِيْ كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

Wal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti lanukaffiranna ‘anhum sayyi'ātihim wa lanajziyannahum aḥsanal-lażī kānū ya‘malūn(a).

Orang-orang yang beriman dan beramal saleh pasti akan Kami hapus dosa-dosanya, dan mereka pasti akan Kami beri balasan yang terbaik dari apa yang selama ini mereka kerjakan.

Makna Surat Al-‘Ankabut Ayat 7
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dengan keimanan yang benar dan tidak menjadi kafir atau murtad walaupun diuji dengan berbagai cobaan, serta membuktikan keimanannya dengan mengerjakan kebajikan, menolong orang yang kesusahan, membela yang teraniaya, bekerja mencari nafkah, mempertahankan negara dari serangan musuh, dan berbagai kebaikan lainnya, pasti akan kami ampuni dosa-dosanya dan hapus kesalahan-kesalahannya yang telah lalu. Dan mereka pasti akan Kami beri pahala berlipat ganda, mulai dari sepuluh hingga tujuh ratus kali, bahkan tidak terbatas, dan balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan. (Lihat Surah al-An'am/6:160).

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Kemudian Allah menjelaskan bahwa orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya dengan keimanan yang benar walaupun diuji dengan berbagai cobaan, ia tidak berbalik kepada kekafiran (murtad). Begitu juga ketika mengalami penderitaan dalam berhadapan dengan orang-orang musyrik, dia tetap mengerjakan segala kewajibannya, menjauhi segala larangan, mempertinggi ketakwaan, menolong orang yang sedang kesusahan, membela orang teraniaya, mempertahankan dan membela negara dari serangan musuh, dan bekerja sama satu sama lain. Mereka itu mendapat ganjaran dari Allah berupa ampunan dari semua dosa dan kesalahan mereka yang telah lalu. Semua itu merupakan sebab pelipatgandaan pahala yang diberikan Allah menjadi sepuluh kali lipat.

Allah berfirman:

مَنْ جَاۤءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهٗ عَشْرُ اَمْثَالِهَا ۚوَمَنْ جَاۤءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزٰٓى اِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ ١٦٠ (الانعام)

Barang siapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barang siapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi). (al-An‘ām/6: 160)

Isi Kandungan Kosakata

Ajalallāh أَجَلَ اللّٰهِ (al-’Ankabūt/29: 5)

Kata ajal berarti batas akhir dari sesuatu. Kata ajal bisa diartikan dengan rentang waktu dari umur seseorang atau bagian terakhir dari umur. Menurut Quraish Shihab, ada dua macam pendapat ulama tentang arti kata ajal dalam ayat ini. Sebagian ulama memahaminya dengan hari Kiamat, sedangkan sebagian yang lain memahaminya dalam arti masa berakhirnya siksaan kaum musyrikin terhadap kaum mukminin dengan datangnya kemenangan Islam. Dalam ayat ini, kata ajal dikaitkan dengan Allah maksudnya ialah untuk menegaskan bahwa waktu itu pasti datang, karena yang menjanjikan serta yang memiliki dan berwenang atasnya adalah Allah.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto