Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 108 - Surat Al-A‘rāf (Tempat Tertinggi)
الاعراف
Ayat 108 / 206 •  Surat 7 / 114 •  Halaman 164 •  Quarter Hizb 17 •  Juz 9 •  Manzil 2 • Makkiyah

وَّنَزَعَ يَدَهٗ فَاِذَا هِيَ بَيْضَاۤءُ لِلنّٰظِرِيْنَ ࣖ

Wa naza‘a yadahū fa iżā hiya baiḍā'u lin-nāẓirīn(a).

Dia menarik tangannya, tiba-tiba ia (tangan itu) menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihat(-nya).

Makna Surat Al-A‘raf Ayat 108
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Melihat itu, Fir'aun meminta bukti yang lain, dan dia Nabi Musa mengeluarkan tangannya dari dalam lubang leher bajunya, tiba-tiba tangan itu, yang sebelumnya berwarna hitam sesuai warna kulitnya yang kehitam-hitaman, menjadi bercahaya putih gemerlapan, yang tampak jelas bagi orang-orang yang melihatnya ketika itu, bukan karena belang atau penyakit, tetapi putih karena sangat bercahaya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini diterangkan bahwa setelah para pembesar kaum Fir‘aun menyaksikan mukjizat yang diperlihatkan Nabi Musa kepada mereka, hati nurani mereka tidak beriman, bahkan mereka menuduh Nabi Musa telah melakukan sihir. Mereka menganggap bahwa perubahan tongkat Nabi Musa menjadi ular besar yang mereka saksikan, sama halnya dengan apa yang dapat diperbuat oleh ahli-ahli sihir yang terkenal di masa itu.

Sihir dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu:

1. Sihir yang menggunakan benda-benda alam tertentu, yang diperlakukan sedemikian rupa dengan cara-cara tertentu pula, yang hanya diketahui oleh ahli-ahli sihir sendiri, sehingga menghasilkan efek (kesan) yang sangat menakjubkan bagi masyarakat yang alam pikirnya masih primitif (bersahaja).

2. Sihir yang didasarkan pada kecepatan tangan, dalam menyembunyikan dan menampakkan benda-benda tertentu, sehingga kelihatan lain bentuk dan rupanya dari keadaan yang sebenarnya. Hal ini sama dengan permainan sulap pada masa kita sekarang.

3. Sihir yang berdasarkan ilmu hipnotis, yaitu mempengaruhi jiwa yang lemah oleh orang-orang yang memiliki jiwa yang kuat. Dan kadang-kadang mereka mempergunakan pengaruh jin, sehingga membuahkan perbuatan yang manakutkan dan membuat orang histeris, seperti permainan jailangkung, dan sebagainya.

Isi Kandungan Kosakata

Kosakata : ‘Aṣāka عَصَاكَ (al-A‘rāf/7: 117).

‘Aṣā jamak عِصِيٌّ ‘iṣiyun, ‘uṣiyyun artinya tongkat. Sama halnya dengan “putih bersinar,” yang dengan wahyu atau ilham dari Allah, mukjizat tongkat yang berubah menjadi ular oleh pembesar-pembesar Firaun dikira sihir juga, seperti perbuatan jahat mereka dengan mengumpulkan semua pakar pesihir yang piawai (al-A‘rāf/7: 111). Dalam dunia mereka, sihir bukan kejahatan, bukan tipu muslihat, tetapi sudah merupakan puncak kepiawaian dan kejayaan yang dapat menentukan kedudukan seseorang.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto