Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 72 - Surat Al-A‘rāf (Tempat Tertinggi)
الاعراف
Ayat 72 / 206 •  Surat 7 / 114 •  Halaman 159 •  Quarter Hizb 16.75 •  Juz 8 •  Manzil 2 • Makkiyah

فَاَنْجَيْنٰهُ وَالَّذِيْنَ مَعَهٗ بِرَحْمَةٍ مِّنَّا وَقَطَعْنَا دَابِرَ الَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا وَمَا كَانُوْا مُؤْمِنِيْنَ ࣖ

Fa anjaināhu wal-lażīna ma‘ahū biraḥmatim minnā wa qaṭa‘nā dābiral-lażīna każżabū bi'āyātinā wa mā kānū mu'minīn(a).

Maka, Kami selamatkan dia (Hud) dan orang-orang yang bersamanya karena rahmat yang besar dari Kami, dan Kami binasakan sampai akar-akarnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka bukanlah orang-orang mukmin.

Makna Surat Al-A‘raf Ayat 72
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Maka tatkala telah datang ketentuan Allah, Kami selamatkan dia, yakni Nabi Hud, dan orang-orang yang beriman bersamanya dengan rahmat dan pertolongan Kami dan Kami musnahkan sampai ke akar-akarnya tanpa ada sisa orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dengan angin kencang dan sangat dingin yang menghempaskan mereka sehingga mati tersungkur. Mereka tidak terlihat sama sekali, hanya kelihatan bekas-bekas tempat tinggal mereka (Lihat: Surah al-Ahqaf/46: 25). Mereka dibinasakan karena bukanlah termasuk orang-orang beriman.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Setelah kaum Hud menentang dan menuntut azab yang dijanjikan maka datanglah azab Allah menimpa mereka dan Allah menyelamatkan Hud beserta orang-orang yang beriman dari pada azab tersebut.

Azab itu berupa angin dahsyat yang sangat dingin yang membinasakan kaum ‘Ād, karena mereka mendustakan kebesaran Allah bahkan mengingkari utusan-utusan-Nya. Mereka dilenyapkan dari muka bumi ini dengan angin yang menghancurkan segala sesuatu, sebagaimana tersebut dalam firman Allah:

تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍۢ بِاَمْرِ رَبِّهَا فَاَصْبَحُوْا لَا يُرٰىٓ اِلَّا مَسٰكِنُهُمْۗ كَذٰلِكَ نَجْزِى الْقَوْمَ الْمُجْرِمِيْن َ ٢٥

Yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya, sehingga mereka (kaum ‘Ad) menjadi tidak tampak lagi (di bumi) kecuali hanya (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa. (al-Ahqāf/46: 25).

Isi Kandungan Kosakata

1. Basṭah بَصْطَةً(al-A‘rāf /7: 69)

Kata yang terdiri dari (ب- ص- ط) mempunyai arti melebarnya sesuatu, lapang, baik hissi maupun maknawi. Yang hissi contohnya pada ayat ini yaitu kaum ‘Ad adalah kaum yang mempunyai perawakan tegar, besar dan kuat. Yang maknawi seperti ungkapan baṣṭ al-yad berarti pemurah, pemberi, seperti pada ayat 245 surah al-Baqarah, dan ayat 27 surah asy-Syūra. Bisa juga berarti menyerang dan memukul (ṣaulah, ḍarbah) seperti pada ayat 28/ al-Mā’idah.

2. Rijsun wa gaḍab رِجْسٌ وَغَضَبٌ(al-A‘rāf /7: 71)

Rijs pada awalnya untuk sesuatu yang buruk dan keji. Lalu dalam konteks ayat ini dipahami sebagai sangsi yang dijatuhkan oleh Allah karena keburukan hati kaum ‘Ad.

Gaḍab artinya murka. Akar kata yang terdiri dari (غ- ض- ب) menunjukkan arti kuat dan keras (quwwah wa syiddah). Allah murka berarti Allah melakukan tindakan keras dan tegas bagi mereka yang melakukan pembangkangan terhadapNya.

3. Qaṭa’nā dābirā قَطَعْنَا دَابِرَا (al-A‘rāf/7: 73)

Qaṭa’ā berarti memutus. Dābir berarti belakang. Maksudnya adalah Allah menghancurkan habis kaum ‘Ad sampai barisan yang ada di belakang pasukan mereka.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto