Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 154 - Surat Al-A‘rāf (Tempat Tertinggi)
الاعراف
Ayat 154 / 206 •  Surat 7 / 114 •  Halaman 169 •  Quarter Hizb 17.5 •  Juz 9 •  Manzil 2 • Makkiyah

وَلَمَّا سَكَتَ عَنْ مُّوْسَى الْغَضَبُ اَخَذَ الْاَلْوَاحَۖ وَفِيْ نُسْخَتِهَا هُدًى وَّرَحْمَةٌ لِّلَّذِيْنَ هُمْ لِرَبِّهِمْ يَرْهَبُوْنَ

Wa lammā sakata ‘am mūsal-gaḍabu akhażal-alwāḥ(a), wa fī nuskhatihā hudaw wa raḥmatul lil-lażīna hum lirabbihim yarhabūn(a).

Setelah amarah Musa mereda, dia mengambil (kembali) lauh-lauh (Taurat) itu. Di dalam tulisannya terdapat petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang takut kepada Tuhannya.

Makna Surat Al-A‘raf Ayat 154
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Setelah menjelaskan sikap masing-masing dan perlakuan Allah terhadap mereka, kisah penyembahan anak sapi diakhiri dengan firman-Nya, “Dan setelah amarah Nabi Musa mereda, dia mengambil kembali lauh-lauh Taurat yang tadi dilemparkannya ke tanah itu; dan di dalam tulisannya terdapat petunjuk menuju jalan kebahagiaan dan rahmat bagi orang-orang yang selalu takut kepada Tuhannya.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Setelah Musa tenang kembali dan hilang amarahnya, akibat salah sangka kepada saudaranya Harun, dan setelah memohon rahmat dan ampunan dari Tuhannya, maka ia mengumpulkan kembali lauh-lauh yang dilemparkannya itu, dan dari padanya disalin Taurat yang mengandung petunjuk dan rahmat bagi kaumnya.

Isi Kandungan Kosakata

‘ijl عِجْلَ (al-A‘rāf/7: 152)

‘Ijl, kata benda tunggal, jamak ‘ujūl, ‘ijalah عُجُوْل عِجَلَة anak sapi. Dalam ayat ini seperti dalam ayat-ayat yang lain anak sapi yang disebutkan, anak sapi sembahan yang terbuat dari emas. Masyarakat Israil yang sebelum itu tinggal di Mesir, mereka hidup dalam kebodohan, mereka samasekali tidak mengenal arti tauhid dan keimanan. Yang mereka kenal hanya orang Mesir yang sangat mendewakan Apis, anak sapi yang menjadi sembahan masyarakat Mesir. Ketika Bani Israel sudah keluar dari Mesir pengaruh ini sangat dalam pada mereka. Sementara Musa pergi ke Gunung Horeb (Sinai) untuk memenuhi janjinya dengan Tuhan, ada orang yang pandai dan lihai, yang oleh Al-Qur’an disebut Samiri memanfaatkan kesempatan itu dengan membuat anak sapi dari emas yang dapat bersuara seperti suara sapi (melenguh) untuk menjadi sembahan mereka (al-A‘rāf/7: 148, 20: 85-97). Bibel (Keluaran bab 32) menyebutkan bahwa anak sapi itu dibuat oleh Harun, padahal sebelum itu Harun telah mengatakan kepada kaumnya bahwa yang patut disembah hanya Tuhan Yang Maha Esa (20: 90).

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto