Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 153 - Surat Al-A‘rāf (Tempat Tertinggi)
الاعراف
Ayat 153 / 206 •  Surat 7 / 114 •  Halaman 169 •  Quarter Hizb 17.5 •  Juz 9 •  Manzil 2 • Makkiyah

وَالَّذِيْنَ عَمِلُوا السَّيِّاٰتِ ثُمَّ تَابُوْا مِنْۢ بَعْدِهَا وَاٰمَنُوْٓا اِنَّ رَبَّكَ مِنْۢ بَعْدِهَا لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Wal-lażīna ‘amilus-sayyi'āti ṡumma tābū mim ba‘dihā wa āmanū inna rabbaka mim ba‘dihā lagafūrur raḥīm(un).

Orang-orang yang mengerjakan keburukan, kemudian setelah itu bertobat dan beriman, sesungguhnya Tuhanmu, setelah (tobat) itu, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Makna Surat Al-A‘raf Ayat 153
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Sedangkan mereka yang menyadari kesalahannya dan mau bertobat, Allah menyatakan, “Dan orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan dengan sengaja, dalam bentuk kekufuran dan kemaksiatan, kemudian walau setelah berlalu waktu lama bertobat sesudah kedurhakaan yang dilakukannya itu dan beriman serta beramal shaleh, sesungguhnya Tuhan Pemeliharamu, pasti setelah itu, yaitu tobat yang disertai iman, Maha Pengampun sehingga akan menghapus dosa-dosa mereka, lagi Maha Penyayang dengan melimpahkan anugerah kepada mereka.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Orang yang mengerjakan kejahatan dan kemaksiatan, kemudian ia bertobat setelah mengerjakan kejahatan itu dengan bertobat yang sebenar-benarnya, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi, serta berusaha mengerjakan amal saleh sebanyak-banyaknya, maka tobat mereka akan diterima Allah, dan Allah akan memberikan ampunan kepada orang-orang yang benar-benar bertobat dengan hati yang ikhlas.

Dalam ayat ini dapat diambil kesimpulan bahwa berapa pun besar dosa yang telah dikerjakan oleh seseorang, pasti akan diampuni Allah, asal saja ia mau bertobat dengan sebenarnya, dan mau melaksanakan semua syarat-syarat tobat agar diterima Allah. Sesungguhnya Allah tidak langsung mengazab hamba-Nya yang bersalah, tetapi selalu memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan menyesali kejahatan yang telah dikerjakannya itu dengan mengerjakan perbuatan-perbuatan baik yang diridai oleh Allah.

Isi Kandungan Kosakata

‘ijl عِجْلَ (al-A‘rāf/7: 152)

‘Ijl, kata benda tunggal, jamak ‘ujūl, ‘ijalah عُجُوْل عِجَلَة anak sapi. Dalam ayat ini seperti dalam ayat-ayat yang lain anak sapi yang disebutkan, anak sapi sembahan yang terbuat dari emas. Masyarakat Israil yang sebelum itu tinggal di Mesir, mereka hidup dalam kebodohan, mereka samasekali tidak mengenal arti tauhid dan keimanan. Yang mereka kenal hanya orang Mesir yang sangat mendewakan Apis, anak sapi yang menjadi sembahan masyarakat Mesir. Ketika Bani Israel sudah keluar dari Mesir pengaruh ini sangat dalam pada mereka. Sementara Musa pergi ke Gunung Horeb (Sinai) untuk memenuhi janjinya dengan Tuhan, ada orang yang pandai dan lihai, yang oleh Al-Qur’an disebut Samiri memanfaatkan kesempatan itu dengan membuat anak sapi dari emas yang dapat bersuara seperti suara sapi (melenguh) untuk menjadi sembahan mereka (al-A‘rāf/7: 148, 20: 85-97). Bibel (Keluaran bab 32) menyebutkan bahwa anak sapi itu dibuat oleh Harun, padahal sebelum itu Harun telah mengatakan kepada kaumnya bahwa yang patut disembah hanya Tuhan Yang Maha Esa (20: 90).

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto